Connect with us

Indonesia Kaya

“SAAT HAMPA”, Mix Tradisi Urban

Published

on


Dikampung bernama si Ujang sesampai di kota bernama si Jhon, dikampung berkain sarung sampai dikota bercelana levis. Inilah sebuah gambaran kondisi yang berubah dimana Jiwa/Diri menjadi diri yang lain. Tubuh/gaya bertransformasi serta spirit  yang diyakini luntur akibat pengaruh dari luar diri yang lebih kuat.

Idiom ini klasik, sampai sekarang masih menjadi sindiran ketika seseorang yang pergi merantau dan lama tidak pulang kampung hingga melupakan kampung halamannya dan larut dalam kehidupan kota yang modern dan bergaul bebas, dalam artian verbal lupa diri.

Karya ini mengadopsi pemahaman dalam prinsip silat TIGO NAN TONGGA ( TIGA YANG SATU ) yang diterjemahkan menjadi Tiga Elemen Yang Berkumpul Jadi Satu pada diri manusia yaitu Tubuh yang fana,  Diri yang sebenarnya/ jati diri dan Ruh sebagai energy kehidupan yang merupakan rahasia/titipan Tuhan. “ Manusia hendaknya mengenali dirinya yang pada hakekatnya adalah mengenali Tuhannya”

Sebagai peraih hibah seni 2013 Produksi Tunggal Keempat Tari Kontemporer Indra Zubir  didukung oleh Bakti Budaya Djarum Foundation ini akan dipentaskan keliling di tiga kota.

1. Gedung Cak Durasim, Taman Budaya Surabaya : 2 Desember 2013
2. Teater Arena Taman Budaya Jawa Tengah : 5 Desember 2013
3. Miroto Art Space  Yogyakarta : 6 Desember 2013

Indra Zubir mulai berproduksi dari tahun 1996, hingga  saat ini telah menghasilkan 25 karya yang berlatar belakang dari kehidupan sehari-hari. Pada kesempatan kali ini berangkat dari tradisi silat  Minangkabau yang di mix ( dibaurkan ) dengan gaya tari bebas/ free style.  
 
Informasi kegiatan lebih lanjut dapat menghubungi panitia : 0821 1091 8513, atau E mail : indrazdanz@gmail.com



Sumber Berita

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Indonesia Kaya

Indonesia Menari 2012 – Indonesia Kaya

Published

on

By


Indonesia Menari merupakan sebuah gerakan untuk mendekatkan kembali masyarakat Jakarta dengan tarian tradisional nusantara. Dikemas secara kekinian, kegiatan ini dilangsungkan dalam bentuk tarian massal dengan menggabungkan beberapa gerakan tari tradisional nusantara dan modern. Menggandeng koregrafer Eko Supriyanto sebagai konseptor tarian, para penari menari diiringi gabungan beberapa lagu-lagu daerah, seperti Minang (Tak Tong Tong), Jawa Barat (Manuk Dadali), Betawi (Kicir-Kicir) dan Maluku (Ayo Mama).

Indonesia Menari 2014 sukses diikuti ribuan peserta yang tersebar di sejumlah titik lokasi di dalam Grand Indonesia Shopping Town Jakarta, sekaligus berhasil meraih penghargaan MURI (Museum Rekor Dunia Indonesia). Kini, Indonesia Menari menjadi hajatan rutin Galeri Indonesia Kaya sejak kesuksesan penyelenggarannya di tahun 2012.

Indonesia Menari 2014

Indonesia Menari, Grand Indonesia, 24 November 2013

Indonesia Menari 2012



Sumber Berita

Continue Reading

Indonesia Kaya

Indonesia Menari 2018 – Indonesia Kaya

Published

on

By


Indonesia Menari merupakan sebuah perhelatan tahunan dari Galeri Indonesia Kaya yang telah diadakan sejak tahun 2012. Menggabungkan unsur-unsur tradisional dan modern, baik dari gerakan maupun musik, setiap tahunnya acara ini menyita perhatian dan antusiasme yang besar dari para penggiat dan penikmat seni untuk dapat terlibat di dalamnya.

Indonesia Menari 2018 melebarkan sayap dengan hadir di empat kota, yaitu, Jakarta, Bandung, Solo, dan Semarang! Degan perpaduan sentuhan-sentuhan modern dalam irama, gerak, dan kostum, Indonesia Menari 2018 hadir dengan Ufa Sofura sebagai koreografer dan Pongky Prasetyo sebagai penata musik.

Indonesia Menari 2018 (Live Streaming)

Indonesia Menari 2018

Menuju Indonesia Menari 2018

Tutorial Koreografi Indonesia Menari 2018

Highlight Indonesia Menari Bandung 2018



Sumber Berita

Continue Reading

Indonesia Kaya

Indonesia Menari 2015 – Indonesia Kaya

Published

on

By


Indonesia Menari 2015 telah sukses diselenggarakan di sejumlah titik lokasi di dalam Grand Indonesia Shopping Town Jakarta. Dikemas secara kekinian, kegiatan ini dilangsungkan dalam bentuk tarian massal dengan menggabungkan beberapa gerakan tari tradisional nusantara dan modern. Menggandeng penari dan koreografer andal Indonesia, Gianti Giadi, para penari menari diiringi gabungan beberapa lagu-lagu daerah, seperti Sumatera Utara (Siksik Sibatumanikam), Kalimantan Selatan (Paris Barantai), Papua (Sajojo), Betawi (Jali-jali), Bali (Janger) dan Maluku (Poco-poco).

Indonesia Menari merupakan sebuah gerakan untuk mendekatkan kembali masyarakat Jakarta dengan tarian tradisional nusantara. Kegiatan ini kini juga telah menjadi hajatan rutin Galeri Indonesia Kaya sejak kesuksesan penyelenggarannya di tahun 2012. Dengan hadiah total 100 juta, ribuan penari, baik dari perorangan maupun kelompok, terlihat tampak antusias dan larut dalam Indonesia Menari 2015.



Sumber Berita

Continue Reading

Trending Artikel

Copyright © 2021 BagyaNews.com. . All Rights Reserved

VERIFIED & SECURED
BY: R3
SSL Valid: Jun 21, 2021 - Sep 19, 2021