Connect with us

Gaya Hidup

Hidup Dalam Kasih & Rasa Syukur, Itulah Kebahagiaan!

Published

on

Apa itu kebahagiaan?
Bagi orang miskin , uang itulah kebahagiaan.
Bagi orang sakit , kesehatan itulah kebahagiaan.
Bagi pemuda lajang , pasangan hidup itulah kebahagiaan.
Bagi mahasiswa, gelar sarjana itulah kebahagiaan.
Bagi penganggur,  pekerjaan itulah kebahagiaan.
Bagi yang kebanyakan pekerjaan liburan itulah kebahagiaan.
Bagi orang tua, anak berbakti itulah kebahagiaan.
Bagi orang lumpuh, berjalan itulah kebahagiaan.
Bagi orang buta , melihat itulah kebahagiaan.
Bagi pemabok, alkohol itulah kebahagiaan.
Bagi ibu-ibu kaya, shopping itulah kebahagiaan.
Bagi politikus , jabatan dan kuasa itulah kebahagiaan.
Bagi selibritis , popularitas itulah kebahagiaan.
Semua orang punya definisi kebahagiaannya masing-masing namun sedikit sekali yang mengatakan Hidup dalam Kasih & Rasa syukur itulah Kebahagiaan!
Kebahagiaan-kebahagiaan di atas sebenarnya bukanlah kebahagiaan, lebih tepat adalah kesenangan, kepuasan & kegembiraan yang singkat & sementara.
Kebahagiaan sejati hanya ada bila kita bisa saling MENGASIHI & RASA SYUKUR kita yang cukup atas segala pencapaian kita.
Hanya KASIH & RASA SYUKUR yang mendatangkan sukacita, kedamaian & keceriaan.
Hanya Kasih & Rasa Syukur yang mendatangkan kebahagiaan sejati dalam hidup.
Nah sobat,  Anda Tak perlu mati-matian mengejar Kebahagiaan karena Kebahgiaan akan datang dengan sendirinya bila kita bisa bersyukur atas apa yang sudah & bisa kita miliki.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gaya Hidup

Cerita Temen Saat Ke Sinshe, Karena Sering Pusing

Published

on

By

Begini kesaksian teman saya itu:

“Saya baru saja pergi ke sinshe, pakar pengobatan tradisional Cina di glodok.  Setelah tau pekerjaan saya dan tempat kerja di mana, dia memberi nasehat :

Lu olang mesti banyak-banyak olah laga, istilahat yang cukup, ya…..”

“Jangan minum kopi, teh, soda ato lainnya, apalagi yang di cafe-cafe.”

“Banyakin minum ail putih hangat. Jangan banyak makan dilual (maksunya seafood, restoran enak-enak-red).

“Jangan kelja naik mobil. Jangan juga naik taksi, mau yang biasa ato yang online jangan.”

“Naik angkot aja ato Lebih bagus lagi jalan kaki ato naek sepeda”.

Kulangin makan daging, makanan laut. Banyak makan sayulan.

“Banyak-banyak puasa bagus juga..”

“Istilahat yang cukup, jangan suka dugem hula hula”. (maksudnya hura-hura-red)

“Jangan banyak-banyak lokok-lolok”. (maksudnya menghisap rokok-red)

Saya pun tertunduk lesu..  Lalu saya tanya sama Sinshe. Sebenernya saya ini sakit apa sih, Koh? sampe banyak banget pantangannya…?”

Sambil geleng-geleng kepala Sinshe menjawab:

*”GAJI LU KECIL …”*

ASEM Tenan—-

Continue Reading

Gaya Hidup

WHO Mengeluarkan Kriteria Baru Kelompok Usia

Published

on

By

Organisasi Kesehatan Dunia WHO yang berkantor pusat di Jenewa, Swiss melalui studi tentang kualitas kesehatan dan harapan hidup rata-rata manusia di seluruh dunia menetapkan kriteria baru yang membagi kehidupan manusia ke dalam 5 kelompok usia sebagai berikut :

*1. 0 – 17 tahun: Anak-anak di bawah umur*

*2. 18 – 65 tahun: Pemuda*

*3. 66 – 79 tahun: Setengah baya*

*4. 80 – 99 tahun: Orang tua*

*5. 100 tahun ke atas: Orang tua berusia panjang*

Jadi, geserkan pikiran Anda jangan lagi menggolongkan seseorang yang berusia 70 tahun ke dalam golongan orang tua, karena standar baru dunia tersebut. Setuju?

Continue Reading

Gaya Hidup

Beramal

Published

on

By

Bahagiakan rohani Anda melalui kegiatan amal dengan cara memberikan sedekah kepada orang-orang yang membutuhkan.

Tempat ibadah seringkali menyalurkan dana yang terkumpul untuk dibagikan kepada mereka yang membutuhkan.

Anda bisa menjadi salah satu donatur di setiap program amal yang diselenggarakan.

Beramal dengan ikhlas dan buang pikiran agar dilihat dan mendapat pujian dari orang lain.

 

 

Continue Reading

Trending Artikel

Copyright © 2021 BagyaNews.com. . All Rights Reserved

VERIFIED & SECURED
BY: R3
SSL Valid: Jun 21, 2021 - Sep 19, 2021