Connect with us

Kalam

Doa Agar Dilancarkan Proses Persalinan

Published

on



loading…

Proses persalinan atau melahirkan merupakan sebuah proses yang harus dilalui oleh seorang ibu untuk menghadirkan anggota keluarga baru di dunia. Di momen ini, seorang ibu berjuang untuk melahirkan buah hatinya, dengan harapan baik bayi dan sang ibu bisa melewati masa persalinan dengan lancar dan selamat.

Baca juga: Anjuran Berwudhu Sebelum Tidur, Bagaimana dengan Wanita Haid?

Dilansir dari NU online, agar persalinan lancar dan terhindar dari segala bahaya melahirkan, Syekh Muhyiddin Abu Zakaria Yahya bin Syaraf al-Nawawi al-Dimasyqi, dalam kitab ‘al-Adzkâr al-Muntakhabah min Kalâmi Sayyid al-Abrâr, (Surabaya: Kharisma, 1998)’ menjelaskan bahwa ketika detik-detik persalinan berlangsung, seyogianya sang suami, sambil menunggu lahirnya jabang bayi, membaca beberapa ayat dalam Al Qur’an. Beberapa ayat yang hendaknya dibaca, antara lain:

Baca juga: Sambut Bulan Ramadhan dengan Agenda Terbaik

1. Ayat kursi sebanyak satu kali
2. Membaca Surat al-A’raf ayat 54:

إِنَّ رَبَّكُمُ الله الَّذِي خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ فِي سِتَّةِ أَيَّامٍ ثُمَّ اسْتَوَى عَلَى الْعَرْشِ يُغْشِي اللَّيْلَ النَّهَارَ يَطْلُبُهُ حَثِيثًا وَالشَّمْسَ وَالْقَمَرَ وَالنُّجُومَ مُسَخَّرَاتٍ بِأَمْرِهِ أَلَا لَهُ الْخَلْقُ وَالْأَمْرُ تَبَارَكَ الله رَبُّ الْعَالَمِينَ

“Inna Rabbakumulladzî kholaqas samâwâti wal ardla fî sittati ayyâmin tsummastawâ ‘alal ‘arsyi yughsyil lailan nahâra yathlubuhu hatsîtsan wasy syamsa wal qamara wan nujûma musakhkharâtim bi amrihi alâ lahul khalqu wal amru tabârokaLlâhi rabbil ‘âlamîn”

Baca juga: 5 Amalan Ringan yang Dapat Menggandakan Pahala Puasa Ramadhan

“Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dalam enam hari. Lalu Dia bersemayam di ‘Arsy. Dia menutupkan malam kepada siang yang mengikutinya dengan cepat, dan (diciptakan-Nya pula) matahari, bulan, dan bintang-bintang (masing-masing) tunduk kepada perintah-Nya. Ingatlah, menciptakan dan memerintah hanyalah hak Allah. Maha Suci Allah, Tuhan semesta alam.



Berita Selengkapnya

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kalam

Ramadhan Fest 2021, Wadah Pengusaha Muda Soppeng Bangkit di Tengah Pandemi COVID-19

Published

on

By



loading…

WATANSOPPENG – Badan Pengurus Cabang (BPC) Pengusaha Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Kabupaten Soppeng terus berupaya memberikan ruang pengusaha muda di daerah tersebut, terutama di Bulan Ramadhan.

Salah satunya dengan menggelar Ramadhan Fest 2021, yang berpusat di Lapangan Gasis Watansoppeng, Kabupaten Soppeng , Sulawesi Selatan, ( Sulsel ), Minggu (18/4/2021).

Ketua Panitia, Maharani Kahar mengungkapkan bahwa Ramadhan Fest tersebut akan berlangsung selama 21 Hari yang dimulai 18 April hingga 12 Mei 2021. Sebanyak 31 pelaku usaha yang terlibat dalam event tersebut yang akan menjajakan jualannya berupa makanan, minuman dan pakaian.

Baca juga: Ramadhan Ini, Masjid Pertama RI Berdiri di Kanada

Ketua BPC Hipmi Soppeng, Andi Muhammad Farid Kaswadi mengatakan, dalam rangka memberikan kontribusi aktif di tanah kelahiran tercinta, Hipmi Soppeng terus melakukan konsolidasi organisasi dengan tujuan agar wadah pengusaha muda Kabupaten Soppeng ini semakin aktif menjadi Mitra Pemerintah di Kabupaten Soppeng.

Kemitraan dalam dimensi ekonomi diwujudkan dengan sejumlah program kerja dan kegiatan untuk membagun kembali ekonomi ditengah pandemi COVID-19 .

“Kita tahu bersama pandemi COVID-19 memaksa kita untuk melakukan adaptasi dalam keseluruhan aspek kehidupan, termasuk dalam dunia usaha. Oleh karena itu Hipmi Soppeng terus membuat terobosan yang bisa membantu pengusaha muda bertahan di tengah situasi sulit karena pandemi COVID-19 ,” bebernya.

Baca juga: Peduli Sesama, Ponpes Waskitho Bagi Takjil ke Warga

HIPMI Ramadhan fest ini merupakan ide atau gagasan dari teman-teman pengurus Hipmi Soppeng yang gelisah karena sudah berapa lama kita ‘terdiam’ akibat pandemi COVID-19 . Oleh karena itu setelah memperoleh ijin satgas COVID-19 , rekomndasi ijin keramaian dari kepolisian serta rekomendasi kegiatan dari pemda yakni kesbangpol, kegiatan ini dapat berjalan sampai saat ini.

“Ini baru awal kita, untuk memperlihatkan eksistensi Hipmi di Kabupaten Soppeng, karena saya kira kesejahteraan Rakyat Soppeng bukan hanya menjadi tanggung jawab Pemerintah Soppeng namun menjadi tanggung jawab segenap elemen yang terlibat, baik secara langsung maupun tidak langsung termasuk di dalamnya adalah Hipmi,” ungkap putra bupati Soppeng ini.

Dia pun mengucapkan terima kasih kepada Pemda Soppeng atas dukungannya danpanitia, kerja yang hampir mendekati sempurna walaupun dengan persiapan yang begitu singkat. “Terima kasih pada tamu undangan dan sponsor yang telah sudi hadir dan memberikan kontribusinya dalam acara Hipmi Ramadhan Fest 2021,” pungkasnya.

Baca juga: Ramadhan, Sat Reskrim Salurkan Bantuan Kapolres Batu Bara

Sementara, Bupati Soppeng, Andi Kaswadi Razak mengapresiasi kegiatan tersebut. “Ini adalah salah satu bukti nyata yang telah dilakukan HIPMI Soppeng dalam membangkitkan UMKM di masa pandemic,” katanya.

Dia pun meminta agar semua yang terlibat betul-betulmemerhatikan protokol kesehatan selama kegiatan ini berlangsung. Ramadhan Fest ini katanya, pasti menjadi pusat perhatian, sebab baru pertama kali dilaksanakan di Soppeng. Antusias masyarakat untuk datang ke tempat ini pasti ada, apalagi yang di jual di tempat ini merupakan kebutuhan masyarakat.

“Mari berdoa semoga pandemi COVID-19 ini segera berakhir sehingga kita bisa kembali normal seperti dulu,” tandasnya.

(nic)



Berita Selengkapnya

Continue Reading

Kalam

Agar Sholat Tarawih Terasa Mudah dan Banjir Pahala

Published

on

By



loading…

Di malam-malam Ramadhan ini, melaksanakan sholat tarawih sangat dianjurkan dan akan mendapat banyak pahala . Nah muslimah, agar sholat tarawih ini terasa mudah ada beberapa tips yang bisa kita lakukan.

Ustadz Yulian Purnama memberikan tips agar sholat tarwih terasa mudah dan mendapat banjir pahala. Berikut tipsnya:

1. Niat shalat tarawih itu cukup di hati. Niat itu sangat mudah, tidak ada lafal niat khusus yang diajarkan oleh Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam ataupun para sahabat.

Baca juga: Tidur Qailullah, Sunnah Rasulullah yang Banyak Manfaatnya

2. Shalat tarawih tidak memiliki batasan rakaat tertentu. Mayoritas shalat tarawih dan shalat malam Nabi adalah 11 rakaat (8 rakaat + 3 witir), namun boleh lebih dari itu. Dan boleh juga kurang dari 11 rakaat, karena tidak ada batasan tertentu.

3. Shalat tarawih itu lebih utama dikerjakan secara berjama’ah, namun boleh juga dikerjakan sendirian. Boleh menambah shalat malam sendirian setelah tarawih dan witir berjamaah.

4. Shalat tarawih boleh dikerjakan setelah isya langsung, boleh ada jeda dulu, dan boleh diakhirkan hingga tengah malam atau akhir malam.

5. Shalat tarawih lebih utama dikerjakan dua rakaat salam. Namun boleh juga dikerjakan empat rakaat satu salam.

Baca juga: Mengajak Anak Berlatih dan Belajar Puasa

6. Shalat witir lebih utama dikerjakan dua rakaat salam, lalu satu rakaat. Namun boleh juga dikerjakan tiga rakaat satu salam.

7. Dianjurkan membaca surat yang panjang ketika tarawih, namun tidak harus. Bacalah surat-surat yang sesuai kemampuan.

8. Bagi yang hafalannya sedikit, boleh membaca surat yang sama diulang pada rakaat yang berbeda.

9. Yang tidak punya hafalan sama sekali kecuali Al Fatihah, maka boleh membaca dari mushaf.

10. Anak laki-laki yang sudah mumayyiz boleh menjadi imam dari orang tuanya

Baca juga: Jangan Diabaikan, Ini Adab Orang Tua Terhadap Anak

11. Tidak ada bacaan khusus di antara shalat tarawih ataupun setelahnya, yang dibaca bersama-sama, ini adalah perkara yang diada-adakan.

12. Tidak ada bacaan khusus setelah shalat witir yang dibaca bersama-sama, ini adalah perkara yang diada-adakan. Terdapat doa setelah witir yang shahih dari Nabi, namun hukum membacanya sunnah (tidak wajib), dan dibaca sendiri-sendiri.

13. Ceramah tarawih bukan bagian dari shalat tarawih, dan memang tidak ada perintah ataupun anjurannya. Jadi tidak mengapa jika tidak ada.

14. Tidak perlu membaca niat puasa bersama-sama setelah shalat witir, karena ini tidak pernah diajarkan oleh Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam ataupun para sahabat. Dan niat itu sangat mudah, cukup di hati tidak perlu dilafalkan.



Berita Selengkapnya

Continue Reading

Kalam

Ramadhan Ini, Masjid Pertama RI Berdiri di Kanada

Published

on

By



loading…

TORONTO Faisal Nasution
Kontributor KORAN SINDO
Toronto, Kanada

Masyarakat muslim Indonesia di Kanada sedang berupaya mendirikan masjid dan gedung pusat keislaman yang juga tempat mengenalkan budaya Indonesia. Saat ini proses akuisisi gedung yang akan diberi nama Istiqlal Islamic Center of Toronto (IICT) itu sedang berlangsung dan Insya Allah akan direalisasikan Ramadhan ini.

Ketua Dewan IICT Subhan Bushar mengatakan, proses akuisisi gedung bekas gereja itu sudah berjalan lebih dari sekitar 60% dan panitia sudah menerima donasi dari masyarakat muslim di Kanada dan Amerika Utara maupun Tanah Air sekitar Rp4 miliar. Adapun dana yang dibutuhkan lagi sekitar Rp3 miliar.

“Harga bangunan itu kalau dirupiahkan sekitar Rp7 miliar dan harus dibayarkan paling lama 29 April 2021 nanti, atau 17 Ramadhan 1442 Hijriah. Kita berharap dukungan para donatur memaksimalkan keberkahan bulan suci Ramadhan menyisihkan rezekinya untuk melengkapi kekurangan dana itu,” katanya di Toronto, Kanada, kemarin.

Dukungan dari pemerintah Indonesia, terutama Presiden Joko Widodo juga sangat diharapkan di samping bank-bank syariah untuk mewujudkan masjid Indonesia pertama di Kanada itu. IICT nantinya akan menjadi salah satu ujung tombak mengenalkan syiar Islam Indonesia yang dikenal di seantero dunia sebagai umat yang menjunjung tinggi ketertiban, ramah dan gemar menolong.

Di pusat keislaman ini juga akan dijadikan tempat pendidikan yang dilengkapi dengan perpustakaan, kegiatan pemberdayaan ekonomi umat, dan berbagai pelatihan. “Tentunya bahasa pengantarnya adalah Bahasa Indonesia agar anak-anak Indonesia di sini yang merupakan generasi kedua dan ketiga tetap fasih menggunakan bahasa ibunya,” tambah dia.

Pria yang merupakan ahli perminyakan itu mengungkapkan, nama Istiqlal dipilih karena mengingatkan dengan masjid agung di Indonesia. Selain itu, hanya Indonesia yang menjadikan Istiqlal menjadi nama masjid.

Masjid yang memiliki dua lantai ini bisa menampung 200 orang jamaah. Lantai satu yaitu hall akan dijadikan tempat sholat dan lantai dasar menjadi tempat serbaguna, yakni belajar mengaji, kegiatan sosial dan budaya.

Setelah menjadi pusat keislaman nanti, bangunan eks gereja ini juga tidak akan banyak diubah karena sudah sesuai dengan bentuk yang dibutuhkan, seperti fasilitas kantor, perpustakaan dan dapur. Bentuk bangunan di luar juga akan dibiarkan sebagaimana bentuk aslinya sesuai dengan zoning worship place.

“Kita sangat bersyukur karena setelah kita lakukan pengungkuran, gedung ini tepat mengarah ke Kakbah sehingga kita tidak perlu mengubah arah tempat sholat dan tempat imam ke kiblat. Tinggal menggelar karpet saja,” imbuhnya pula.

Subhan mengungkapkan, keberadaan masjid komunitas Indonesia menjadi cita-cita masyarakat yang tergabung dalam Masyarakat Islam Indonesia Toronto (MIIT) yang digulirkan 35 tahun lalu itu. Proses panjang dan berbagai kendala dihadapi, mulai masalah dana hingga internal membuat proyek ini beberapa kali terhenti. Barulah pada 2020 pengurus MIIT bergerak lagi dan menjajaki beberapa tempat yang akan dijadikan masjid.

Sebenarnya pencarian diarahkan ke Kota Mississauga karena paling banyak masyarakat muslim Indonesia berdiam di kota yang masuk dalam Great Toronto Area (GTA). Namun, dari berbagai tempat yang didatangi, dipilihlah bangunan eks United Church of Canada itu yang berada di Kota Georgetown, sekitar 30 menit dari Mississauga.

Dalam penawaran pertama Desember tahun lalu IICT kalah kerena harga yang diajukan lebih rendah dari pihak lain. Lalu mereka cari gedung komersial lain dan kembali kalah saat penawaran. Tanpa diduga, akhir Februari lalu, pihak agen bangunan eks gereja itu menghubungi kembali dan menanyakan apakah IICT masih berminat.

“Langsung kita adakan pembicaraan dan Alhamdulillah ternyata mereka menurunkan harga cukup besar karena tahu kita akan menjadikan gedung itu sebagai tempat ibadah pula. Canada Church juga menyetujui dan mendukung upaya kita,” tutur dia.

Sementara itu, Ustaz Adi Hidayat mendukung inisiasi pendirian masjid pertama di Kanada itu. Dia mengajak umat Islam berlomba untuk berpartisipasi menanamkan saham terbaik jariahnya.

“Sehingga saat hisab nanti ada suara-suara dari belahan dunia lain yang menyebutkan kita punya amal soleh di dalamnya. Jika kita bisa memberikan Rp30.000 dengan 100.000 orang, tercukupilah pelunasan masjid itu,” katanya dalam video yang di-share-nya di Youtube, beberapa hari lalu.

Baca Juga: Masjid Sheikh Zayed Solo Replika di Abu Dhabi Mulai Dibangun

(rhs)



Berita Selengkapnya

Continue Reading

Trending Artikel

Copyright © 2021 BagyaNews.com. . All Rights Reserved