Tradisi Salam-salaman Saat Lebaran, Apakah Termasuk Sunnah Nabi? – Bagyanews.com
Connect with us

Kalam

Tradisi Salam-salaman Saat Lebaran, Apakah Termasuk Sunnah Nabi?

Published

on

[ad_1]


loading…

Setiap lebaran Idul Fitri biasanya kaum muslim di Tanah Air melakukan salam-salaman dan berpelukan usai sholat Ied. Hal ini sudah menjadi tradisi sejak dulu. Bagaimana pandangan syariat terhadap hal ini? Benarkah ini bagian dari sunnah Nabi ?

Dai lulusan Sastra Arab Universitas Indonesia Ustaz Farid Nu’man Hasan menyatakan aktivitas salam-salaman dan berpelukan pada Hari Raya Idul Fitri bukanlah perkara bid’ah. Ustaz Farid menukil Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin rahimahullah ditanya tentang hukum bersalaman, berpelukan setelah shalat ‘Id pada hari raya, beliau menjawab:

الإجابة: هذه الأشياء لا بأس بها، لأن الناس لا يتخذونها على سبيل التعبد والتقرب إلى الله عز وجل، وإنما يتخذونها على سبيل العادة، والإكرام والاحترام، ومادامت عادة لم يرد الشرع بالنهي عنها فإن الأصل فيها الإباحة كما قيل: والأصل في الأشياء حل ومنع عبادة إلا بإذن الشارع

Artinya: “Hal-hal ini tidak ada masalah, sebab manusia tidak menjadikannya sebagai peribadatan dan pendekatan diri kepada Allah Ta’ala, itu hanya tradisi saja, berupa pemuliaan dan penghormatan. Selama kebiasaan itu tidak ada larangan dalam syari’at, sebab pada dasarnya segala sesuatu itu dibolehkan, sebagaimana perkataan: “Segala sesuatu adalah boleh dan segala peribadatan itu terlarang, kecuali ada izin dari pembuat syariat.” (Majmu’ Fatawa wa Ar Rasail, Jilid. 16, Bab Shalat Al ‘Idain)

Dalam Hadis Nabi dijelaskan fadilah bersalaman antarsesama muslim. Diriwayatkan dari ‘Atha bin Abi Muslim Abdullah al-Khurasani, ia berkata: “Rasulullah SAW bersabda: “Bersalamanlah kamu, ia menghilangkan dengki. Saling memberi hadiahlah kamu, maka kamu akan berkasih sayang dan menghilangkan permusuhan.” (HR. d-Dailami dalam Musnad al-Firdaus)

Kesimpulannya, bersalaman itu dianjurkan pada hukum asalnya. Imam an-Nawawi berkata: “Ketahuilah bahwa beralaman itu sunnah, disepakati hukumnya, bersalaman ketika bertemu.” (Fath Al-Bari, al-Hafizh Ibnu Hajar, juz. XI, hal 55, menukil pendapat Imam an-Nawawi)

Artinya, umat muslim dianjurkan setiap bertemu untuk berjabat tangan. Tidak hanya saat momen lebaran saja. Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

مامن مسلمين يلتقيان، فيتصافحان، إلا غفر لهما، قبل أن يتفرق

Artinya: “Tidaklah dua orang muslim bertemu lalu mereka bersalam melainkan Allah ampuni mereka berdua sebelum mereka berpisah.” (HR Abu Daud, At-Tirmidzi, Ibnu Majah)

Wallahu A’lam

Baca Juga: Minal Aidin Wal Faizin Doa yang Terpotong, Begini Lengkapnya

(rhs)

[ad_2]

Sumber Berita kalam.sindonews.com

#Tradisi #Salamsalaman #Saat #Lebaran #Apakah #Termasuk #Sunnah #Nabi

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2021 BagyaNews.com. . All Rights Reserved