Ramadhan Semoga Saja Tanpa Luka Amarah – Bagyanews.com
Connect with us

Kalam

Ramadhan Semoga Saja Tanpa Luka Amarah

Published

on



loading…

Marah . Langsung saja terbayang tentang mata melotot, wajah merah, otot-otot leher metongol, mulut casciscus nggak karuan. Suara menghardik, membentak, lalu brak, meja digebrak diikuti suara kasar; “bodoh kamu…!”

Baca juga: Habib Ahmad Bin Novel: Sabar Lebih Utama daripada Menahan Marah

Jelas, itu bayangan tentang bos kalian di kantor yang sedang marah-marah. Bila sudah demikian, kecerdasannya ditaruh di laci, otak warasnya tertutup emosi, kebijaksanaannya hilang entah ke mana pergi. Setan masuk melalui pori-porinya yang terbuka, lalu mengipasi agar ia menarik seluruh darahnya ke ubun-ubun.

Orang marah dapat ditemui di mana-mana. Di jalan, seorang pengendara mobil marah, mencaci maki, karena jalannya dipotong angkutan kota yang memang terkenal dengan sopir ugal-ugalan.

Belum menginjakkan kaki di halaman rumah, terdengar tetangga ribut. Di rumah, seorang suami marah-marah kepada istri dan anak-anak karena tak dapat menahan emosi saat bos marah-marah di kantor. Rumah yang harusnya menjadi surga telah disulap sebagai tempat pelampiasan amarah.

Dunia telah menjadi rumah sakit besar dengan pasien gangguan emosi. Stres telah menganggu otak kita. Kata-kata sabar, hanya menjadi nasihat klasik untuk sesaat didengar, kemudian dilupakan.

Baca juga: Wapres: Ajarkan Islam yang Ramah, Bukan Islam yang Marah

Muhammad Al-Baqir berkata: “Sesungguhnya, kemarahan adalah api yang dinyalakan setan dalam hati manusia. Ketika salah seseorang dari kamu marah, matanya menjadi merah, urat lehernya menjadi bengkak dan setan masuk dengan leluasa. Barang siapa di antara kamu khawatir tentang dirinya sendiri karena itu, ia harus berbaring sebentar sehingga kotoran setan dapat dihapus dari dia pada waktu itu.. “

Orang yang sedang marah itu seluruh organ tubuhnya merespon dengan cepat. Hormon adrenalin dan hormon-hormon lainnya menyalakan bahan bakar sehingga membuat seluruh organ tubuh seperti hati, pembuluh darah, perut, otak dan kelenjar-kelenjar dalam tubuh langsung bereaksi.



Berita Selengkapnya

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2021 BagyaNews.com. . All Rights Reserved