Kenapa Mesti Mengeluarkan Zakat Fitrah? Berikut 5 Hikmahnya – Bagyanews.com
Connect with us

Kalam

Kenapa Mesti Mengeluarkan Zakat Fitrah? Berikut 5 Hikmahnya

Published

on



loading…

Zakat fitrah adalah zakat yang diwajibkan setelah melakukan ibadah puasa Ramadhan. Adapun makna fitrah itu sendiri adalah khilqoh yaitu pembawaan alami sejak lahir, yang mesti dijaga kesuciannya sebagaimana firman Allah berikut:فِطْرَتَ اللهِ الَّتِي فَطَرَ النَّاسَ عَلَيْهَا

Artinya: “Fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu.” (QS Ar-Ruum: 30)

Kemudian zakat fitrah ini disyariatkan pada Tahun ke 2 Hijriyah. Bersamaan dengan tahun diwajibkannya berpuasa Ramadhan, dan pengambilan hukum zakat fitrah sebelum ijma’ para ulama adalah bersumber dari hadis:

فَرَضَ رَسُوْلُ اللهِ – صلى الله عليه وسلم – زَكَاةَ الْفِطْرِ مِنْ رَمَضَانَ عَلَى النَّاسِ صَاعًا مِنْ تَمْرٍ أَوْ صَاعًا مِنْ شَعِيْرٍ عَلَى كُلِّ حُرٍّ أَوْ عَبْدِ ذَكَرٍ أَوْ أُنْثَى مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ.

Rasulullah SAW mewajibkan zakat fitrah dari bulan Ramadhan atas manusia, satu sho’ dari kurma atau satu sho’ dari gandum atas tiap-tiap orang merdeka atau hamba laki-laki atau hamba perempuan dari kaum muslimin.” ( HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Berikut 5 Hikmah dari Zakat Fitrah :

1. Menutupi cacat-cacat yang terdapat pada puasa ramadhan, seperti dosa-dosa atau keteledoran-keteledoran ibadah ketika berpuasa Ramadhan. Imam Waki’, gurunya Imam Syafi’i berkata:

زكاة الفطر لشهر رمضان كسجدة السهو للصلاة تجبر نقص الصوم، كما يجبر السجود نقص الصلاة

Artinya: “Zakat fitrah untuk bulan Ramadhan seperti sujud sahwi untuk shalat, zakat fitrah untuk menutupi kekurangan yang ada pada puasa bulan Ramadhan, sebagai mana sujud sahwi menutupi kekurangan pada shalat.”

2. Memenuhi kebutuhan orang yang membutuhkan seperti fakir miskin agar mereka ikut juga merasakan kegembiraan pada hari raya idul Fitri, sebagaimana dalam hadis dijelaskan:

زَكَاةُ الْفِطْرِ طُهْرَةٌ لِلصَّائِمِ مِنَ الرَّفَثِ, وَطُعْمَةٌ لِلْفُقَرَاءِ وَالْمَسَاكِيْنَ

Artinya: “Zakat fitrah adalah pembersihan bagi orang yang berpuasa dari dosa dan makanan bagi orang fakir dan miskin.” (HR Abu Daud dan Ibnu Majah)

3. Diangkat dan diterimanya puasa Ramadhan, sebab sebelum zakat fitrah dikeluarkan, maka puasa Ramadhan masih terbengkalai, sebagaimana diijelaskan dalam hadis:

صوم شهر رمضان معلق بين السماء والأرض ولا يرفع إلا بزكاة الفطر

Artinya: “Puasa bulan ramadhan digantungkan diantara langit dan bumi dan tidak akan diangkat (belum sempurna diterima) kecuali dengan zakat fitrah.” (HR Abu Hafsin)

4. Sebagai bentuk syukur kepada Allah, sebab telah diberi nikmat yang sangat besar yaitu panen amal ibadah pada bulan suci nan mulia yaitu bulan Ramadhan.

5. Melatih seorang muslim agar gemar memberikan sebagian hartanya dalam bentuk zakat atau infak lainnya.

Jadi dapat kita paham dari makna dan hikmah zakat fitrah di atas bahwa zakat fitrah itu adalah mebersihkan diri seorang hamba agar kembali ke fitrahnya yaitu suci dari dosa-dosa.

Dan setelah berpuasa, beribadah di bulan Ramadhan sekaligus mengeluarkan zakat fitrah setelah berpuasa seorang hamba sangat diharapakan kembali ke fitrahnya layaknya baru lahir dari kandungan ibunya tanpa dosa sedikitpun. Sekian tulisan ini semoga bermanfaat.

Dikirim oleh Ali Musthafa Siregar, mahasiswa Fakultas Syari’ah Universitas Al-Ahgaff Hadhramaut, Yaman.

Baca Juga: Catat! Ini Waktu Terbaik dan Paling Afdhol Membayar Zakat Fitrah

(rhs)



Sumber Berita kalam.sindonews.com

#Kenapa #Mesti #Mengeluarkan #Zakat #Fitrah #Berikut #Hikmahnya

Advertisement
Click to comment

Tinggalkan Balasan

Copyright © 2021 BagyaNews.com. . All Rights Reserved