Begini Cara Islam Mengajarkan Berakhlak Pada Ulama – Bagyanews.com
Connect with us

Kalam

Begini Cara Islam Mengajarkan Berakhlak Pada Ulama

Published

on




loading…

Kedudukan para ulama (orang yang ahli ilmu agama) sangat tinggi di hadapan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Islam pun mengajarkan bagaimana cara umat agar menghargai dan berakhlak pada ulama. Menghormati dan beradab pada ulama juga ditegaskan oleh Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam.Dalam kitab Shahih Al Jami disebutkan bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam. Beliau bersabda :

“Tidak termasuk golongan kami orang yang tidak menghormati yang lebih tua dan menyayangi yang lebih muda serta yang tidak mengerti hak ulama” (HR. Ahmad dan dishahihkan Al Albani).

Tersirat dari perkataan beliau shallahu ‘alaihi wa salam, bahwa mereka para ulama wajib di perlakukan sesuai dengan haknya. Karena memang ulama merupakan aspek besar dalam penyebaran ilmu, apalagi jika yang disebarkan adalah ilmu agama yang mulia ini. Para pewaris nabi begitu julukan mereka para pemegang kemulian ilmu agama. Dan sangat tinggi kedudukan mereka di hadapan Sang Pencipta.

Baca juga: Ulama Indonesia yang Wafat dan Dimakamkan di Luar Negeri

Para Salaf, yakni para orang berilmu dan suri tauladan untuk manusia setelah jaman para sahabat, telah memberikan contoh dalam penghormatan terhadap seorang guru. Sahabat Abu Sa’id Al-Khudri Radhiallahu ‘anhu berkata,

“Saat kami sedang duduk-duduk di masjid, maka keluarlah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam kemudian duduk di hadapan kami. Maka seakan-akan di atas kepala kami terdapat burung. Tak satu pun dari kami yang berbicara” (HR. Bukhari).

Ibnu Abbas seorang sahabat yang ‘alim, mufasir Quran umat ini, seorang dari ahli bait Nabi pernah menuntun tali kendaraan Zaid bin Tsabit al-Anshari radhiyallahu anhu dan berkata,“Seperti inilah kami diperintahkan untuk memperlakukan para ulama kami”.

Berkata Abdurahman bin Harmalah Al Aslami,“Tidaklah sesorang berani bertanya kepada Said bin Musayyib, sampai dia meminta izin, layaknya meminta izin kepada seorang raja”. Ar-Rabi’ bin Sulaiman berkata, “Demi Allah, aku tidak berani meminum air dalam keadaan Asy-Syafi’i melihatku karena segan kepadanya”.

Diriwayatkan oleh Al–Imam Baihaqi, Umar bin Khattab mengatakan,“ Tawadhulah kalian terhadap orang yang mengajari kalian”.
Al Imam As Syafi’i berkata, “Dulu aku membolak balikkan kertas di depan Malik dengan sangat lembut karena segan padanya dan supaya dia tak mendengarnya”.



Sumber Berita kalam.sindonews.com

#Begini #Cara #Islam #Mengajarkan #Berakhlak #Pada #Ulama

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2021 BagyaNews.com. . All Rights Reserved