Nikah Itu Dekat dengan Sholat, Begini Penjelasan Gus Baha – Bagyanews.com
Connect with us

Kalam

Nikah Itu Dekat dengan Sholat, Begini Penjelasan Gus Baha

Published

on

Nikah Itu Dekat dengan Sholat, Begini Penjelasan Gus Baha



loading…

KH Ahmad Bahauddin atau Gus Baha mengatakan bahwa pernikahan itu sangat dekat dengan sholat. Berkumpul dengan istri atau menggauli istri adalah sujud anak adam. Sedangkan sholat adalah sujud kepada Allah SWT. Sujud yang hakiki.

Baca juga: Benarkah Bumi Itu Datar? Begini Kata Gus Baha

Pernyataan Gus Baha ini disampaikan tatkalamenjelaskan tafsir Surat Al-Baqarah ayat 237-247 yang disiarkankanal At-Tasbihapada jaringan YouTube.

Dalam surat ini masalah pernikahan dan perceraian diselingi perihal sholat, selanjutnya kembali ke hukum pernikahan lagi. “Qur’an itu aneh. Setelah membahas perceraian kemudian membahas sholat, terus kembali membahas perceraian lagi,” ujar Gus Baha. “Hal ini menunjukkan bahwa nikah itu sangat dekat dengan sholat,” jelas Gus Baha lagi.

Menurut dia, pada kitab Mizan Kubro yang dikarang oleh Imam Syakroni, dijelaskan bahwa hubungan nikah dengan sholat itu dekat. Persis seperti yang disampaikan Surat Al-Baqarah ayat 237-247. Ulama zaman dulu, kata Gus Baha, setelah kumpul dengan istrinya, selain mandi besar adalah sholat.

Baca juga: Gus Baha: Waktu Mustajab untuk Berdoa Bukan Tengah Malam

Di sisi lain, Gus Baha juga menekankan bahwa fungsi istri sangat besar. Dia yang membuat kita masuk surga. “Istrimu itu mengajak ke surga. Kita ini punya nafsu. Dan istrilah yang, paling tidak, menghentikan kita berbuat zina. Itu sebabnya kita perlu menghormati istri. Dialah yang mengamankan kita dari zina,” ujar Gus Baha.

Dengan kita menikah, Allah SWT senang karena dengan beristri menjadi sarana untuk taat kepada Allah SWT, Nabi SAW juga senang. Karena itu saking sakralnya pernikahan, kaa Gus Baha, dijejerkan dengan sholat.

Imam Syakroni mengatakan orang yang sedang berkumpul dengan istri adalah bentuk sujud anak Adam.

“Jadi ini riskan. Riskan sebagai hukum Allah SWT. Karena riskan atas hukum Allah maka diwajibkan mandi besar. Nikah itu halal, berkumpul dengan istri juga halal, meskipun halal karena ini sujud anak adam, maka ada perintah setelah kumpul dengan istri wajib mandi besar dan kalau bisa dilanjutkan sholat,” tuturnya.

Dengan sholat mengingatkan kepada kita bahwa ada sujud yang paling penting yaitu sujud kepada Allah SWT.

Baca juga: Ngaji Gus Baha Terbaru: Tipu Daya Duniawi, Melupakan Akhirat

Keutamaan Menikah
Sementara itu, mengutip Kitab Qurratu al-‘Uyun, karya Syekh Muhammad at-Tahami Ibnu Madani, ada keutamaan dalam membina rumah tangga melalui pernikahan, sebagaimana dijelaskan dalam berbagai hadits Rasulullah SAW.

Mu’adz bin Jabal RA pernah berkata, ”Sholat yang dikerjakan oleh orang yang sudah menikah itu lebih utama dari pada 40 kali sholat yang dikerjakan orang yang tidak berumah tangga.”

Abdullah bin Abbas RA berkata: ”Kawinlah kalian karena sesungguhnya (ibadah) sehari saja dikerjakan orang yang berumah tangga adalah lebih baik (banyak pahalanya) dari pada (ibadah) seribu tahun (sebelum berumah tangga).”

Dalam hadits lain ditegaskan, ”Keutamaan seseorang yang berkeluarga atas seseorang yang membujang laksana keutamaan orang yang berjihad dengan orang yang tidak berjihad.”

Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa yang bangun malam dan membangunkan istrinya, kemudian mereka berdua melaksanakan shalat dua rakaat, maka mereka berdua akan dicatat sebagai orang yang banyak mengingat Allah.” (HR Ibnu Majah, al-Nasa`i, al-Baihaqi, dan al-Hakim)

Baca juga: Gus Baha: Ciri Utama Kebenaran Itu Mudah Dipahami

(mhy)



Berita Selengkapnya

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2021 BagyaNews.com. . All Rights Reserved