Starchain Fasilitasi UMKM Terhubung Dengan Trainer
Connect with us

IT

Starchain Fasilitasi UMKM Terhubung Dengan Trainer

Published

on

Starchain

BagyaNews.com – UMKM merupakan tulang punggung ekonomi Indonesia, terutama di sektor usaha mikro yang banyak menyerap tenaga kerja. Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah UMKM mencapai 64 juta atau 99,9% dari jumlah pelaku usaha di Indonesia. Sementara itu, Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop dan UKM) menyebut UMKM dapat menyerap hingga 119 juta pekerja atau 97% dari daya serap tenaga kerja dunia usaha.

Pemerintah juga meluncurkan program Bangga Buatan Indonesia (BBI) sebagai wujud dukungan terhadap UMKM. Program yang diluncurkan pada 2020 ini mendorong UMKM untuk go digital. Hingga Juli 2021, tercatat sebanyak 15,3 juta UMKM yang terakselerasi Gernas BBI telah melakukan digitalisasi atau 23,9% dari total UMKM di Indonesia.

Mendukung upaya pemerintah, Starchain hadir untuk melakukan mentoring pada pelaku UMKM. Perusahaan rintisan ini akan menyediakan platform pengelolaan usaha, diantaranya managemen pembelian dan stok barang, Point of Sales (POS) atau kasir digital, laporan keuangan, manajemen pengeluaran, hingga fitur Chat Mentor.

“Di bawah PT Teknologi Berikat Indonesia, Starchain mengembangkan platform bagi pelaku UMKM dan mentor maupun trainer. Platform Starchain diperuntukkan bagi pelaku UMKM agar terhubung dengan mentor dan trainer yang berpengalaman di bidangnya masing-masing melalui fitur chat mentor. Sementara itu platform Starnesia ditujukan bagi para mentor dan trainer,” kata CEO Starchain Achmad Syaefi.

Ia menjelaskan, sejak 2020, Starchain menggandeng Wiranesia Foundation untuk membentuk ekosistem mentor ARMORNESIA (Asosiasi Trainer, Mentor, dan Coach Wirausaha). Tujuannya adalah untuk mencetak banyak mentor dan trainer berpengalaman dan bersertifikat dalam upaya memberikan konsultasi para pelaku UMKM agar naik kelas dan go digital.

Syaefi menambahkan, tantangan terbesar yang dihadapi UMKM saat ini adalah mentalitas dan edukasi bagi para pelaku usahanya. Menurutnya, modal utama menjadi pelaku usaha adalah mental dan mindset pelaku UMKM untuk mandiri, menghadapi kegagalan, serta pola pikir inovatif dan kreatif.

Ia juga menyorot beberapa tantangan pelaku UMKM lainnya, seperti pencatatan yang masih manual, enggan untuk menggunakan aplikasi yang kompleks, kurangnya pengetahuan laporan keuangan, dan tidak mengetahui arah bisnis dan rencana keuangan.

“Di sinilah peran para mentor dan trainer di Starnesia untuk mengedukasi tantangan tersebut,” katanya.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Tak hanya itu, Starchain juga menyediakan program berbagi modal dan reward bagi para anggotanya. Hingga saat ini, sebanyak 2 ribu UMKM telah tergabung di Strachain dan 362 mentor dan trainer telah tergabung di Starnesia yang terdiri dari akademisi dan praktisi bisnis. Starchain menargetkan 4 juta UMKM dan lebih dari 13 ribu mentor dan trainer bergabung hingga tahun 2026.

Sumber Berita tech.telegraf.co.id

#Starchain #Fasilitasi #UMKM #Terhubung #Dengan #Trainer

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2021 BagyaNews.com. . All Rights Reserved