Connect with us

Menginspirasi

Razia Di Sekolah | Cerita Motivasi @ Inspirasi

Published

on


Pada suatu hari di sebuah sekolah, dalam sebulan minimal sekali, pasti diadakan pemeriksaan tas para siswa.

Pihak sekolah menertibkan dan merazia barang-barang yang dianggap tidak mendukung kelancaran belajar mengajar di sekolah.

Semua ruangan kelas, tanpa terkecuali diperiksa satu persatu. Saat tim pemeriksa masuk ke dalam kelas terakhir, tiba-tiba ada seorang siswi yang tampak gelisah.

Tangannya berkeringat dan wajahnya pun memerah. Padahal di kelas dia dikenal sebagai siswi yang rajin, baik, cerdas, walaupun sedikit pendiam dan terkesan pemalu.

Siswi itu, tidak seperti biasanya, membawa tas yang ukurannya cukup besar.

Ia mati-matian menjaga tasnya sambil memohon dengan terisak dan suara memelas, “Tolong, Pak, Bu. Jangan buka tas saya. Di dalam tidak ada benda yang melanggar peraturan. Sumpah. Please…” Dan seketika, hebohlah kelas itu.

Mereka saling berpandangan sambil curiga, pasti ada sesuatu yang rahasia di balik tas itu. Menanggapi situasi tersebut, siswi itu pun dipanggil ke ruangan kepala sekolah.

Dengan kepala tertunduk dan tas di pelukan, ia pun digelandang keluar kelas. Bersama semua tim pemeriksa, mereka ke ruang kepala sekolah.

Setelah mendengarkan laporan dari tim pemeriksa, dengan lemah lembut kepala sekolah berkata, “Anakku, sebenarnya apa isi tas itu? Ibu tidak memaksa, hanya ingin kejujuranmu.” Wajah cantik itu kembali memerah.

Dengan diam dan perlahan, siswi itu membuka dan mengeluarkan isi tasnya.

Selain perlengkapan sekolah, tampak kue-kue kecil terbungkus rapi di dalam suatu kotak. “Maafkan saya Bu. Saya bukannya ingin membangkang perintah dengan tidak membuka tas, tetapi saya tidak berani menanggung malu di depan teman-teman sekelas. Kebetulan ini hari pertama saya berjualan kue, sepulang sekolah nanti, untuk membantu ekonomi keluarga. Ayah kami sedang sakit….” ujar remaja putri itu dengan nada lirih dan berlinang air mata.

Seisi ruangan itu tercekat. Mereka menyesali, justru di lingkungan terdekat mereka, ada siswa yang berada dalam kondisi memerlukan bantuan, namun mereka tidak mengetahui apalagi membantunya.

“Nak, tidak perlu merasa malu untuk hal ini… justru kamu bisa menjadi teladan karena niat, usaha, dan kepedulianmu untuk membantu keluarga. Maafkan Ibu dan sekolah karena baru menyadari kondisimu ini,” ujar Ibu Kepala Sekolah.

Sesungguhnya, peduli dan niat untuk memberi, bukan karena kita telah kaya, punya harta berlebih, baru bisa peduli dan membantu orang lain.

Peduli dan memberi, terutama kepada orang-orang di sekeliling kita adalah sikap terpuji yang mendekatkan jarak antar manusia.

Tak peduli seberapa kadarnya, entah banyak atau sedikit, kepedulian akan membawa dampak kebaikan pada lingkungan dan akan membukakan lebih banyak pintu sukses bagi si pemberi.

Mari, lebih peduli.



Sumber Berita

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menginspirasi

Menghargai Waktu Bersama | Cerita Motivasi @ Inspirasi

Published

on

By


Hari-hari sekarang ini adalah hari yang tak menentu.

Kita tak bisa memprediksi apa yang bakal terjadi dalam keluarga dan lingkungan kita dalam 3 hari ke depan. 

Kita sudah melihat teman-teman yang 3 hari lalu masih menyapa, tiba-tiba tiada. Tuhan Yang Maha Kuasa memanggil lantaran covid-19.

Tidak terduga.

Karena itu hargailah waktu kebersamaan kita.

Kalau anak rewel, nakal, bikin kotor, syukurilah.

Mereka masih ada bersama kita.

Jangan marah-marah. Diberitahu dengan lembut. 

Ajari mereka juga untuk menghargai waktu mereka bersama kita.

Karena siapa tahu mereka juga bisa kehilangan kita.

Kalau diingatkan demikian, respon mereka akan berbeda. 

Mereka juga takut kehilangan. Hargailah waktu ketika mereka masih ada.

Jika suami atau istri menjengkelkan, tidak kooperatif, ngomel terus, bersikap tidak seperti yang kita harapkan, syukurilah.

Mereka masih hadir dalam hidup kita, masih tidur di samping kita walaupun menjengkelkan.  

Jangan diajak bertengkar.

Siapa salah, siapa benar.

Tidak penting. Suami-istri itu satu kesatuan. 

Kalau salah, ya dua-duanya.

Kalau benar, ya dua-duanya.

Diingatkan saja bahwa waktu bersama itu bisa mendadak hilang.

Jadi harus dinikmati selama masih ada. 

Jika suatu hari tempat di sebelah kita tidur itu kosong, kita akan berharap partner kita tetap ada walaupun sering menjengkelkan.

Hargailah waktu selama partner kita masih ada.

***

Kalau orangtua kita yg sudah lansia dan tidak mandiri lagi, merepotkan, ngomel terus, tak mau pake pampers, dll. 

Sekali-kali jangan dibentak, jangan dimarahi. 

Syukuri mereka masih bisa merepotkan kita. 

Kasihilah mereka tanpa syarat. 

Karena mereka jadi demikian bukan kemauan sendiri. 

Bukan kemauan mereka menjadi orang yang menjengkelkan. 

Mereka paling rentan. 

Lindungi mereka dari tertular penyakit.

Hargailah selama mereka masih ada.

***

Kalau saudara-saudara atau teman-teman kita ada yang menjengkelkan, maafkan mereka.

Syukuri mereka masih ada.

Karena kita tidak tahu apakah besok atau lusa mereka masih ada. 

Jangan tersinggung,

Jangan sakit hati,

Manusia tak ada yang sempurna termasuk kita.

Siapa tahu di mata mereka, kita juga sering menjengkelkan.

Hargailah ketika mereka masih ada. 

***

Dan jangan lupa hargailah waktu kita sendiri karena kita hidup bukan untuk diri sendiri.

Hidup kita juga berarti bagi orang lain. 

Demi mereka yg mengasihi kita, bersyukurlah kita masih ada buat mereka.

****

Covid membawa banyak efek negatif dalam hidup kita. 

Tapi satu hal positif yang diajarkan kepada kita adalah mensyukuri waktu kita yang ada dan mengasihi tanpa pamrih.

Jangan sampai pelajaran mahal ini kita sia-siakan.

Salam sehat dan berbahagia.

Semoga kita semua terbebas dari wabah covid ini dan pandemi segera berakhir. Amin.

sex movies
white amateur gets railed. porn videos sexy men lucky for him he met the bukkake folks and got what he.
xnxx hindi



Sumber Berita

Continue Reading

Menginspirasi

Menangis Adalah Jeda | Cerita Motivasi @ Inspirasi

Published

on

By


Di balik senyum ada tangis, di balik tangis ada senyum.

Di dalam senyum ada tangis, di dalam tangis ada senyum.

Setelah senyum ada tangis, setelah tangis ada senyum.

Senyum adalah tangis yang tertunda, begitu pula tangis adalah senyum yang tertunda.

Jika hari ini kamu menangis, percayalah, besok kamu akan tersenyum.

Jika hari ini kamu tersenyum, bukan tidak mungkin besok akan menangis.

Senyum dan tangis adalah dua sisi yang saling melengkapi dan mengisi…

Jangan tunda senyummu.

Jangan ragu-ragu mengeluarkan tangismu.

sex movies
white amateur gets railed. porn videos sexy men lucky for him he met the bukkake folks and got what he.
xnxx hindi



Sumber Berita

Continue Reading

Menginspirasi

Karena Menahan Tangis Itu Tidak Baik

Published

on

By


Dia itu selalu membawa keceriaan adalah yang paling pandai menyembunyikan kesedihan terdalam.

Orang itu adalah ayahku, orang yang paling pandai menyembunyikan masalah dengan senyum lebarnya atau atraksi-atraksi di film.

Kau tahu, setiap orang punya masalah bukan, bahkan bayi kecil juga sudah punya masalah ketika ia harus berjuang untuk dapat bicara, berdiri, belajar berjalan, atau naik sepeda.

Tetapi ayahku memilih untuk menyembunyikan dalam humor-humornya.

Baginya, tidak setiap orang boleh tahu masalahnya, semua hanya berhak mendapatkan keceriaannya, tetapi tidak untuk hatinya, karena tidak sembarang orang harus tahu dengan kesedihan yang kita alami.

Ayah sudah tak peduli seandainya orang-orang menuduhnya, senyummu palsu, kecerianmu palsu, tidak…tidak… jangan salahkan ayah.

Sebab, ia tak ingin orang lain ikut bersedih dengan masalahnya.

Ayah benar-benar seorang aktor watak berbakat, pandai bermain peran, pandai menyimpan kesedihannya, kecuali hanya mampu dirasakan oleh tembok-tembok kamarnya saja, atau corat-coretan kertas tempat ia menumpahkan semuanya.

Jika awalnya ayah sangat kuat, tetapi perlahan bendungan di pelupuk matanya jebol juga.

Ia menangis sejadi-jadinya, aku pernah memergokinya, tetapi ia keluar kemudian sarapan bersama ibu dengan mata kemerahan yang kata ayah adalah rasa kantuk yang belum hilang.

Aku putrinya tahu, ayah tengah bersedih.

Saat kutanya pelan-pelan tanpa ibu, ia pun hanya tersenyum kemudian mengelus rambutku, kemudian menasihatiku…

Jika kau tak ingin kelihatan bersedih, menangislah pada saat hujan turun, kau hujan-hujanan di situ, padahal tanpa diketahui orang lain, kau tengah menangis bersama hujan.

[Geraldine Chaplin, anak dari Charlie Chaplin]

sex movies
white amateur gets railed. porn videos sexy men lucky for him he met the bukkake folks and got what he.
xnxx hindi



Sumber Berita

Continue Reading

Trending Artikel

Copyright © 2021 BagyaNews.com. . All Rights Reserved

VERIFIED & SECURED
BY: R3
SSL Valid: Jun 21, 2021 - Sep 19, 2021