Perkuat Sinyal Deteksi Dini Tsunami BPPT Siapkan 3 Alat Canggih yang Dilengkapi Sinergi Pentahelix - Bagyanews.com
Connect with us

IT

Perkuat Sinyal Deteksi Dini Tsunami BPPT Siapkan 3 Alat Canggih yang Dilengkapi Sinergi Pentahelix

Published

on





Teknologi – Indonesia berada di zona “Ring of fire”, Jalur yang dilalui pertemuan lempeng inilah yang menjadi zona rawan gempa di Indonesia. melihat hal tersebutdan belajar dari histori bencana yang terjadi di indonesia. Pemerintah melalui Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) mengembangkan sistem peringatan dini tsunami atau yang lebih dikenal dengan Indonesia Tsunami Early Warning System atau Teknologi InaTEWS.

“Indonesia Tsunami Early Warning System atau Teknologi InaTEWS mengunakan pengembangan sistem peringatan bencana berbasis teknologi tersebut mengunakan berbagai instrumen sesuai dengan kebutuhan lokasi, seperti Teknologi Buoy (InaBuoy), Teknologi Kabel Optik Bawah Laut (InaCBT – Cable Based Tsunameter), Teknologi Coastal Acoustic Tomografi (InaCAT), hingga Pemodelan berbasis Kecerdasan Artifisial,” hal itu di ungkapkan oleh Kepala BPPT Hammam Riza dalam Media Gathering yang bertemakan Teknologi Deteksi Tsunami Berbasis Buoy, Kabel Serat Optik, dan Akustik Tomografi, Selasa (8/6).

Ia juga menjelaskan BPPT sejak Tahun 2019 telah membangun tiga teknologi tersebut dalam rangka mendukung InaTEWS Nasional BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika). Sensor tsunami dari InaTEWS BPPT dapat mengirimkan data secara berkesinambungan kepada BMKG dan BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) untuk kemudian disebarluaskan kepada masyarakat sebagai upaya mitigasi bencana tsunami di Indonesia.

Untuk menunjang hal tersebut BPPT telah menyusun grand design peta jalan teknologi mitigasi dengan mengoperasikan InaBuoy di 13 lokasi, InaCBT di 7 lokasi, InaCAT di 3 lokasi dan didukung dengan pengolahan kecerdasan artifisial. Semua Teknologi InaTEWS ditargetkan akan beroperasi penuh pada tahun 2024, tambah Hammam.

Sejumlah peristiwa bencana alam seperti bencana besar di Tahun 2018 yang menerpa Lombok, Palu, dan Selat Sunda menjadi pengalaman berharga bagi semua pihak dalam memperingatkan datangnya bencana sedini mungkin.


Photo Credit : Kepala BPPT Hammam Riza (berbaaju putih) dalam Media Gathering yang bertemakan Teknologi Deteksi Tsunami Berbasis Buoy, Kabel Serat Optik, dan Akustik Tomografi, Selasa (8/6)/Doc/ist


 

Atti K.





Sumber Berita

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IT

Perkuat Literasi Digital, Kominfo Ajak Bijak Gunakan Medsos di Era Digital

Published

on

By




Teknologi – Dalam rangka memperkuat upaya peningkatan literasi digital, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menyelenggarakan seminar online yang bertema Literasi Digital: “Tanggap dan Tangguh di Era Digital”. Dalam seminar yang menghadirkan tiga pembicara antara lain Junico BP Siahaan yang mewakili DPR RI Komisi I, Semuel Abrijani Pangerapan selaku Dirjen Aplikasi Informatika (APTIKA) Kemenkominfo, serta Santi Indra Astuti dosen Ilmu Komunikasi Fikom UNISBA.

Seminar yang merupakan dukungan Kominfo terhadap Program Literasi Digital yang bertujuan untuk mendorong masyarakat agar mengoptimalkan pemanfaatan internet sebagai sarana informasi dan edukasi serta memberdayakan masyarakat agar dapat memilah dan memilih informasi yang dibutuhkan serta memberikan informasi yang lengkap kepada masyarakat terkait pembangunan Infrastruktur TIK oleh APTIKA guna mendorong dan memotivasi masyarakat untuk mengedepankan etika dan budaya saat bermedia sosial.

“Dimasa pandemi dan pesatnya teknologi telah merubah aktivitas seluruh masyarakat dalam melakukan kegiatan dan mengajak untuk ikut serta dalam transformasi digital Indonesia. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan mewujudkan masyarakat digital dimana kemampuan literasi digital masyarakat memegang peran yang sangat penting dalam upaya transformasi digital, pemerintah tidak dapat bergerak sendiri sehingga peran masyarakat sangat dibutuhkan. Sehingga Kominfo dan Siber Kreasi serta stakeholder lainnya terus berupaya mengadakan kegiatan guna mencapai tingkat literasi yang optimal,” kata Semuel Abrijani secara daring melalui zoom meeting,  Jumat (24/09/2021).

Sementara Santi Indra Astuti mengatakan bahwa ada empat pilar literasi digital yaitu cakap digital, budaya digital, etika digital, keamanan digital yang bisa menjadi panduan untuk menjawab masalah masalah literasi digital saat ini.

“Betapa pun banyaknya masalah yang dihadapi di dunia digital tersebut bukan menjadi alasan untuk meninggalkan dunia digital. Karena masalah masalah digital yang dihadapi oleh para pelaku digital sebelumnya akan menjadi panduan dan pembelajaran untuk masalah masalah digital yang akan dihadapi nanti ke depannya,” imbuhnya.

Ia menegaskan bahwa apapun yang dihadapi di dunia digital, kendali atau kontrol akan tetap dipegang oleh diri kita termasuk di dalamnya keamanan, jadi untuk dapat menjadi pelaku digital yang mahir dan berpengalaman dalam menghadapi permasalahan dunia digital, maka perbanyaklah mengikuti forum forum literasi digital dimanapun, sehingga kita dapat berbagi pengalaman dengan yang lain.

Menurutnya informasi tentu saja boleh disharing untuk bahan pengetahuan kepada komunitas atau lingkungan akan tetapi terlibih dulu harus ada proses sharing sebelum dibagikan atau share ke publik.

Sementara itu Junico Siahaan mengatakan bahwa para peserta acara itu adalah agen literasi digital yang diperlukan dalam menyebarkan informasi yang positif tentang menjadi cakap digital terhadap lingkungan, untuk tidak lupa memberikan ilmu yang positif kepada generasi yang lebih muda juga menanamkan critical thinking atau cara berpikir kritis dalam setiap langkah di dalam dunia digital.

“Seperti cara sharing atau mengunduh dan mengunggah informasi. Kemudian karakter yang harus dimiliki sebagai pelaku digital adalah bagaimana dampaknya informasi yang akan disebar melalu dunia digital, dan berhati hati jika ingin membuat konten di dunia digital dan dampak yang akan ditimbulkan atas konten yang akan diunggah tersebut dan juga berpikir kritis dalam setiap langkah di dunia digital,” pungkasnya.


Photo Credit: Pesatnya pertumbuhan penggunaan internet di Indonesia tidak diimbangi dengan kemampuan masyarakat dalam menilai dan mengecek kebenaran sumber informasi media melalui teknologi digital. Kemampuan ini dikenal sebagai literasi media digital. ANTARA/Andrianto Eko Suwarso

 

Ishwari Kyandra
Latest posts by Ishwari Kyandra (see all)





Sumber Berita

Continue Reading

IT

Galaxy Z Fold3 dan Z Flip3 5G Sudah Bisa Didapatkan di Indonesia

Published

on

By





Teknologi – Pengemar smart phone Samsung kini sudah bisa menikmati produk samsung terbaru yaitu seri Galaxy Z Fold3 dan Galaxy Z Flip3 5G mulai 10 September, baik lewat saluran daring maupun toko retail.

“Samsung berkomitmen untuk terus berinovasi menghadirkan teknologi yang bekerja untuk pengguna, bukan sebaliknya. Hal tersebut yang membuat kami terus berada di posisi terdepan dalam inovasi, menghadirkan solusi terbarukan yang sesuai dengan harapan para konsumen dalam memaksimalkan berbagai perangkat di tiap rutinitas,” ungkap Yoonsoo Kim, President Samsung Electronics Indonesia dalam konfrensi pers melalui virtual, Kamis (9/0).

Ia menjelaskan mulai tanggal 15 September di Kota Kasablanka dan Central Park Jakarta, menyusul beberapa titik lainnya di Jakarta, Bogor, Bandung dan Surabaya. Samsung menyiapkan berbagai penawaran menarik sebagai nilai tambah bagi konsumen dalam memiliki perangkat inovatif terkini dari Samsung Galaxy pada event Consumer Launch.

Berikut Spesifikasi kedua produk tersebut :

Galaxy Z Fold3 dirancang sebagai perangkat terdepan bagi konsumen dalam menjalani produktivitas dan menikmati hiburan yang immersive. Berbekal performa dan kemampuan multitasking yang lebih canggih, Galaxy Z Fold3 benar-benar menjadi powerhouse yang dapat mentransformasi setiap pengalaman pengguna dalam memanfaatkan smartphone di kesehariannya.

Galaxy Z Fold3 5G pun membawa pengembangan mutakhir yang memberi pengalaman foldable terbarukan bagi pengguna. Inovasi ini tampak dari Infinity Flex Display yang bebas disrupsi berkat implementasi Under Display Camera, IPX8, hingga S Pen, membuat Galaxy Z Fold3 5G menjadi perangkat foldable pertama yang mengusung teknologi-teknologi tersebu.

Ditambah, dengan memori lebih besar hingga 512GB, RAM besar 12GB, prosesor gahar Snapdragon 888, serta baterai 4.400mAh yang tahan seharian, Galaxy Z Fold3 5G ini lebih ringan, lebih tipis, lebih praktis, sudah seperti laptop dalam genggaman untuk multitasking sepanjang hari.

Semenara itu untuk Galaxy Z Flip 3 menggunakan chipset kelas flagship Snapdragon 888 5G. Jenis chipset Android terbaik ini akan mendapat dukungan RAM 8GB serta memori internal antara 128GB dan 256GB. Layar utamanya menggunakan panel Foldable Dynamic AMOLED canggih asli Samsung yang diklaim aman untuk ribuan kali lipatan. Dalam kondisi terbuka sempurna, layarnya berukuran 6,7 inci.

Samsung Z Flip 3 juga dilengkapi sertifikasi IPX8, yaitu bisa terendam hingga kedalaman 1.5 meter air tawar hingga 80 menit serta refresh rate adaptif 120Hz.


Photo Credit : Samsung terbaru generasi Z/Doc/Ist


 

Atti K.





Sumber Berita

Continue Reading

IT

Begini Cara Galaxy Buds2 Jadi Teman Terbaikmu Sepanjang Hari

Published

on

By





Teknologi – Memasuki era serba hybrid seperti sekarang, gaya hidup masyarakat mendorong mereka untuk terus terkoneksi secara virtual di tengah berbagai rutinitas, dari kebutuhan profesional hingga personal. Masyarakat membutuhkan teknologi dengan kualitas performa terbaik untuk dapat mengoptimalkan kegiatan sehari-harinya.

Memahami kondisi tersebut, Samsung menghadirkan Samsung Galaxy Buds2 yang telah dibekali dengan berbagai peningkatan dari generasi sebelumnya untuk menghasilkan kualitas suara terbaik melalui teknologi Active Noise Cancelling (ANC) dan Dynamic two-ways speakers, serta balutan desain comfort fit yang dapat menjadi solusi untuk menemani setiap aktivitas sepanjang hari dengan pengalaman suara yang immersive.

“Samsung terus berupaya untuk dapat menghadirkan produk yang dapat menjadi pilihan terbaik untuk setiap pengguna. Terutama di masa better normal ini, berbagai aktivitas multitasking yang dilakukan pengguna di sepanjang harinya dapat didukung Galaxy Buds2. Tiga mikrofon yang terdapat di dalam Galaxy Buds2 membantu meningkatkan kualitas suara saat virtual meeting maupun menerima panggilan telepon dan Active Noise Cancelling mengurangi hingga 98% suara luar agar pengguna dapat fokus bekerja atau mendengarkan musik tanpa adanya gangguan dari luar,” ungkap Taufiq Furqan, Product Marketing Manager Samsung Mobile, Samsung Electronics Indonesia.

Berbagi pengalaman dari musisi Indonesia Vira Talisa, sebagai musician dan part time content creator, rutinitasnya tidak jauh-jauh dari suara baik secara profesional maupun saat menjalani waktu personal. “So far, aku merasa puas banget dengan kualitas dan teknologi yang dihadirkan Galaxy Buds2 untuk jadi andalanku sehari-hari. Waktu kerja, tidak perlu khawatir dengan distraksi di sekitar berkat kecanggihan fitur ANC yang dihadirkan, dan kalau aku lagi impromptu recording, suara yang dihasilkan juga terdengar sangat jelas dan jernih,” ungkapya

Ia juga mengungkapkan dengan harga yang affordable dan kualitas performa yang sangat baik, aku recommend banget Galaxy Buds2 untuk menjadi salah satu barang yang wajib digunakan untuk menemani setiap rutinitas kalian, terutama para multitasker.

Taufiq mengungkapkan Galaxy Buds2 tidak hanya memberikan kualitas suara premium, namun juga menjadikan suara pengguna menjadi lebih jelas di telinga lawan bicaranya, membuat pengalaman panggilan menjadi lebih baik tanpa ada kesulitan mendengar di kedua belah pihak. Hal ini mungkin berkat sistem tiga mikrofon yang dibekali dengan teknologi Voice Pickup Unit (VPU) yang membuat suara pengguna menjadi lebih nyata terdengar. Selain itu, pengembangan machine learning termutakhir pada wearable ini pun mampu menyaring berbagai jenis gangguan suara di sekitar, membuat suara pengguna menjadi semakin jernih.

Lanjutnya ketika ingin fokus dalam mendengarkan presentasi atau virtual meeting dengan rekan kerja, gunakan Active Noise Cancelling (ANC) pada Galaxy Buds2 yang mampu meminimalisir gangguan suara eksternal hingga 98%. Perhatian pengguna pun akan tetap tertuju pada pekerjaan walau ada suara riuh di ruang keluarga ataupun keramaian dari tetangga yang dapat mengganggu konsentrasi.

Untu mendengarkan lagu saat berolahraga, Dynamic two-way speaker di Galaxy Buds2 mampu menghasilkan nada tinggi yang jernih serta bass yang dalam. Dengan begitu, pengguna dapat merasakan harmoni yang sempurna di setiap lagu yang diputar, menjadikan pengalaman berolahraga menjadi lebih menyenangkan. Jika pengguna memilih untuk melakukan aktivitas olahraganya dengan lari pagi di sekitar rumah, Galaxy Buds2 juga dilengkapi dengan fitur Ambient sound mode, sehingga pengguna dapat memilih tiga tingkatan level volume suara di sekitar yang ingin didengar.


Photo Credit : Salah satu warna Galaxy Buds2 dari Samsung/Doc/Ist


 

Atti K.





Sumber Berita

Continue Reading

Trending Artikel

Copyright © 2021 BagyaNews.com. . All Rights Reserved