Connect with us

IT

Hadirkan Internet Cepat TP-Link Gaet MyRepublic Hadirkan Teknologi Magic Wifi

Published

on





Teknologi – masa pandemi kebutuhan internet semakin tinggi melihat peluang tersebut TP-Link mengandeng MyRepublic hadirkan perangkat Deco M4 untuk solusi cepat danstabil tanpa dead Zone (zona Mati) yang jangkauannya sebih luas sehngga sangat ideal untuk rumah berlantai dan memiliki banyak kamar.

“Kami TP-Link Indonesia hadir memberikan solusi bagi konsumen Indonesia untuk dapat merasakan pengalaman berinternet tanpa hambatan. Melalui kerja sama dengan MyRepublic melalui produk TP-Link Deco M4, ini dapat memberikan solusi dan menjawab kebutuhan pelanggan mengenai Internet cepat dan stabil,” ujar Sterling Li, Country Director TP-Link Indonesia.

Ia juga mengungkapkan router teknologi mesh adalah solusi untuk dead zone, area yang tidak terjangkau oleh signal Wi-Fi, menciptakan seamless roaming. Satu Pack Deco M4 berisi dua unit yang dapat berkomunikasi secara wireless menciptakan jangkauan yang lebih luas hingga 2,800 square feet. Sehingga sangat ideal untuk penggunaan di rumah atau small office yang berlantai dan memiliki banyak kamar atau ruangan. Deco M4 menawarkan jaringan Wi-Fi cepat dan stabil dengan kecepatan hingga 1167 Mbps.

Dikesempatan yang sama Chandra Setiasa, Product Manager MyRepublic mengungkapkan, sebagai salah satu penyedia internet terbaik di Indonesia, MyRepublic berkomitmen untuk terus memenuhi kebutuhan masyarakat dan melayani pelanggan melalui produk dan jasa yang ditawarkan.

Adanya kebutuhan yang semakin tinggi terhadap teknologi, MyRepublic dituntut untuk lebih responsif terhadap perkembangan teknologi yang ada. Agar mampu bersaing dan terus berupaya dalam mempertahankan keberlangsungan dan keberadaan MyRepublic, tentunya MyRepublic melakukan strategi khusus dengan menerapkan inovasi dan perkembangan produk dari yang saat ini.

“Kerja sama dengan TP Link dengan menghadirkan teknologi mesh yaitu Deco M4 untuk Magic Wi-Fi membuat pelanggan MyRepublic dapat merasakan internet cepat, handal dan terjangkau,” kata Chandra Setiasa.

Lanjutnya dengan terus berinovasi, MyRepublic menyesuaikan dan mempertimbangkan terhadap gaya hidup dan kebutuhan masyarakat sehari-hari, dimana saat ini cenderung lebih dinamis, efisien, dan efektif. Perubahan pola masyarakat tersebut juga menuntut adanya produk-produk yang lebih canggih, praktis dan dinamis agar dapat memenuhi kebutuhan dan keinginan masyarakat saat ini.

MyRepublic juga terus me-response keinginan dari pelanggan dalam menikmat hiburan di rumah. Setelah sebelumnya merilis Magic Wi-Fi bersama TP-Link, di bulan July 2021, MyRepublic akan menghadirkan sebuah teknologi hiburan yang canggih melalui STB Android versi OS 11.0. Dengan teknologi STB Android versi 11.0 pelanggan tidak hanya dihibur oleh siaran LIVE TV channel (Linear TV), namun, pelanggan juga bisa menyaksikan hiburan lainnya melalui STB Android versi 11.0 ini.


Photo Credit : Deco M4 berbentuk buat lonjong yang di hadirkan Tp link dan MyRepublic untuk internet tanpa dead zone/Doc/Ist


 

Atti K.





Sumber Berita

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IT

Netflix Lakukan Ekspansi Bisnis Video Game

Published

on

By




Teknologi – Raksasa streaming global Netflix mengatakan, pihaknya mencatat kenaikan jumlah pelanggan di kuartal terakhir. Perusahaan tersebut juga berencana menambahkan video game ke campuran hiburannya untuk mendorong pertumbuhan.

Perusahaan ini mengakhiri kuartal kedua dengan 209 juta pelanggan berbayar dan pendapatan mencapai US$ 7,3 miliar, sekitar 19% lebih tinggi dari periode yang sama tahun sebelumnya, menurut rilis pendapatan.

Laba dilaporkan sebesar US$ 1,35 miliar dibandingkan dengan US$ 1,7 miliar pada kuartal sebelumnya. Angka pendapatan bersih meleset dari ekspektasi pasar.

Pemimpin streaming itu mengatakan, pandemi telah menciptakan ketidakseimbangan yang tidak biasa setelah pertumbuhan yang kuat tahun lalu selama pandemi, yang kini telah mereda.

Netflix mengatakan akan terus berinvestasi dalam konten saat produksi pulih dari penundaan yang disebabkan oleh pandemi.

“(Perusahaan) dalam tahap awal ekspansi ke game. Kami melihat game sebagai kategori konten baru bagi kami, serupa dengan ekspansi kami ke film original, animasi, dan (acara) televisi tanpa naskah,” kata streamer tersebut, Rabu (21/07/21).

“Game akan disertakan dalam langganan Netflix anggota tanpa biaya tambahan seperti film dan serial,” imbuhnya.

Saham Netflix sedikit naik dalam perdagangan, setelah pasar setelah rilis angka pendapatan.

Netflix tampaknya telah mencapai titik jenuh di Amerika Serikat (AS) dalam hal menjangkau rumah tangga. Tetapi tetap mampu menaikkan harga dan meningkatkan pendapatan di pasar AS, menurut analis senior eMarketer Eric Haggstrom.

“Ekspansi ke video game, audio, dan barang dagangan dapat mendorong beberapa pertumbuhan tambahan. Tetapi pada akhirnya pertumbuhan pelanggan dan pendapatan harus jauh lebih rendah daripada di masa lalu,” Haggstrom mengatakan.

Ia mencatat, Netflix telah kehilangan sedikit pangsa pasar karena streaming relatif Disney+ yang sudah masuk tahun keduanya.

Netflix baru-baru ini merekrut seorang veteran video game dari Facebook untuk memimpin tim game. Mike Verdu dipekerjakan untuk bertanggung jawab atas pengembangan video game di perusahaan Silicon Valley, yang secara terbuka mengatakan game hit seperti Fortnite adalah pesaingnya untuk waktu hiburan online orang.

Netflix telah mencoba game sebelumnya, merilis episode interaktif “Bandersnatch” dari seri asli “Black Mirror”, dan juga game seluler gratis yang memutar acara hit “Stranger Things.”

Perusahaan tersebut perlahan-lahan menambahkan bakat video game, tetapi Verdu adalah rekrutan terkenal yang bisa menggenjot rencana tersebut.

Dengan pasar game global sekarang melebihi US$ 300 miliar, menurut sebuah studi April oleh perusahaan konsultan Accenture, langkah Netflix akan membuka aliran pendapatan baru dan sangat menguntungkan bagi raksasa teknologi itu.

“Seluler akan menjadi yang pertama dan termasuk dalam langganan Netflix,” mitra manajer Loop Ventures Gene Munster dalam unggahannya di media sosial Twitter.

“Langkah cerdas untuk mempertahankan dan meningkatkan langganan berbayar. Secara keseluruhan, ada sekitar 2 miliar gamer bulanan global,” kata dia.

Dorongan Netflix ke dalam video game memainkan kekuatannya dalam menyampaikan cerita dan pembuatan konten, dimaksudkan untuk membantu layanan berlangganan sebagai bisnis inti tumbuh, menurut para eksekutif.

“Kami benar-benar melihat ini sebagai perpanjangan dari pengalaman hiburan inti yang telah kami fokuskan selama 20 tahun ini. Ini akan menjadi upaya multi-tahun. Kami akan memulainya dengan relatif kecil,” kata kepala produk Netflix Greg Peters pada panggilan pendapatan.

Kepala eksekutif Netflix Reed Hastings telah berulang kali menekankan bahwa pesaing utama perusahaan bukan hanya streamer terkenal lainnya seperti HBO Max, Hulu, atau Disney+, tetapi juga hiburan online dan platform seluler lainnya.

“Dalam perlombaan untuk menghibur konsumen di seluruh dunia, kami terus bersaing untuk waktu layar secara luas dengan sekumpulan perusahaan seperti YouTube, Epic Games, dan TikTok (menyebutkan beberapa saja),” kata Netflix dalam laporan pendapatannya.

Netflix menunjuk pada pembelian studio MGM yang tertunda oleh Amazon seharga US$ 8,45 miliar sebagai indikator konsolidasi di industri. Tetapi pihaknya mengatakan tidak mengharapkan langkah tersebut untuk menghambat pertumbuhan layanan streaming.


 

Aris Maulana
Latest posts by Aris Maulana (see all)





Sumber Berita

Continue Reading

IT

Mobile Gaming di Asia Tenggara Terbesar di Indonesia

Published

on

By




Teknologi – Pandemi Covid-19 yang sudah berlangsung setahun lebih telah mengakselerasi program digitalisasi di banyak bidang. Tren aktivitas daring terus meningkat seiring dengan pembatasan aktivitas fisik dan anjuran di rumah saja. Salah satu yang turut berkembang adalah industri mobile gaming.

Fenomena tersebut ditegaskan oleh laporan InMobi bertajuk Mobile Gaming Through the Pandemic and Beyond in Southeast Asia 2021. Selama pandemi, sebanyak 46% orang Indonesia beralih bermain game seluler untuk pertama kalinya. Tren ini memunculkan kebangkitan wajah baru hiburan dan relaksasi bagi konsumen. Jumlah pemain game di perangkat bergerak ini meningkat dua kali lipat. Sementara, penggunaan aplikasi meningkat empat kali lipat di Indonesia pada periode Januari 2020 hingga Januari 2021.

Survei yang melibatkan lebih dari 1.000 pengguna ponsel pintar dari seluruh Indonesia menemukan lebih dari sepertiga responden menambah waktu untuk bermain game dan mengunduh lebih banyak game dalam setahun terakhir. Sementara, 80% gamer Indonesia berkomitmen tinggi karena bermain satu kali hingga beberapa kali dalam sehari – dengan kelompok usia 35-44 mendominasi. Demografi gamer ditemukan hampir seimbang antara laki-laki dan perempuan.

Peningkatan dalam frekuensi mobile gaming menimbulkan perubahan perilaku secara permanen. Waktu puncak bermain game telah bergeser. Asal tahu saja, penggunaan aplikasi gaming pada pukul delapan pagi mengalami peningkatan sebanyak empat kali lipat dibandingkan sebelum pandemi.

Sekitar 54% responden Indonesia memiliki tiga atau lebih game yang terinstal, dan 46% gamer berkomitmen tinggi mengunduh game beberapa kali dalam seminggu. Sebanyak 24% responden menghabiskan lebih dari satu jam untuk bermain game. Sementara, rata-rata mobile gamer bermain game seperti mengudap camilan selama kurang lebih 11-30 menit per sesi.

“Sebagai mikrokosmos dari pasar game Asia Tenggara, Indonesia menunjukkan potensi pertumbuhansignifikan untuk mobile gaming di kawasan ini karena aksesibilitas dan keterjangkauan yang lebih baik, serta kebutuhan akan hiburan yang dikonsumsi bak camilan,” kata Rishi Bedi, General Manager and Vice President of Southeast Asia, Japan and Korea InMobi seperti dikutip dari keterangan resmi InMobi.

Laporan ini juga menemukan fakta bahwa gamer Indonesia terbiasa dengan keberadaan iklan saat bermain game, dengan lebih dari dua pertiga responden lebih memilih untuk menonton iklan untuk terus bermain daripada membayar. Setidaknya 62% mengingat iklan yang mereka lihat saat bermain mobile game karena memenuhi minat mereka, imersif, atau memberi mereka hadiah dalam game.

Saat ini, sambung Rishi, game menjadi salah satu peluang terbesar bagi pengiklan di seluruh Asia Tenggara. Apa yang diberikannya bukan hanya jangkauan yang luas, tetapi juga kemampuan untuk mengakses pemirsa yang sangat terlibat dan mau menerima iklan di lingkungan yang sepenuhnya berdampak baik dan aman bagi merek.

“Hal ini merupakan keunggulan beriklan di mobile. Memastikan bahwa setiap merek dapat mendorong pengalaman beriklan yang relevan dalam skala besar,” Rishi.


Photo Credit: Salah satu pengunjung pusat perbelanjaan di bilangan Senayan, mencoba memainkan ASTARK Football, aplikasi trading card games sepak bola pertama yang menggunakan teknologi augmented reality (AR). Mobile gaming apps ini hadir untuk menghubungkan penggemar sepak bola di tanah air dengan pemain sepak bola favorit mereka. Dengan teknologi AR trading cards tersebut, ASTARK mampu menghadirkan permainan sepak bola online menjadi lebih nyata. ASRARK

 

Didik Fitrianto
Latest posts by Didik Fitrianto (see all)





Sumber Berita

Continue Reading

IT

Perkuat Sinyal Deteksi Dini Tsunami BPPT Siapkan 3 Alat Canggih yang Dilengkapi Sinergi Pentahelix

Published

on

By





Teknologi – Indonesia berada di zona “Ring of fire”, Jalur yang dilalui pertemuan lempeng inilah yang menjadi zona rawan gempa di Indonesia. melihat hal tersebutdan belajar dari histori bencana yang terjadi di indonesia. Pemerintah melalui Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) mengembangkan sistem peringatan dini tsunami atau yang lebih dikenal dengan Indonesia Tsunami Early Warning System atau Teknologi InaTEWS.

“Indonesia Tsunami Early Warning System atau Teknologi InaTEWS mengunakan pengembangan sistem peringatan bencana berbasis teknologi tersebut mengunakan berbagai instrumen sesuai dengan kebutuhan lokasi, seperti Teknologi Buoy (InaBuoy), Teknologi Kabel Optik Bawah Laut (InaCBT – Cable Based Tsunameter), Teknologi Coastal Acoustic Tomografi (InaCAT), hingga Pemodelan berbasis Kecerdasan Artifisial,” hal itu di ungkapkan oleh Kepala BPPT Hammam Riza dalam Media Gathering yang bertemakan Teknologi Deteksi Tsunami Berbasis Buoy, Kabel Serat Optik, dan Akustik Tomografi, Selasa (8/6).

Ia juga menjelaskan BPPT sejak Tahun 2019 telah membangun tiga teknologi tersebut dalam rangka mendukung InaTEWS Nasional BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika). Sensor tsunami dari InaTEWS BPPT dapat mengirimkan data secara berkesinambungan kepada BMKG dan BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) untuk kemudian disebarluaskan kepada masyarakat sebagai upaya mitigasi bencana tsunami di Indonesia.

Untuk menunjang hal tersebut BPPT telah menyusun grand design peta jalan teknologi mitigasi dengan mengoperasikan InaBuoy di 13 lokasi, InaCBT di 7 lokasi, InaCAT di 3 lokasi dan didukung dengan pengolahan kecerdasan artifisial. Semua Teknologi InaTEWS ditargetkan akan beroperasi penuh pada tahun 2024, tambah Hammam.

Sejumlah peristiwa bencana alam seperti bencana besar di Tahun 2018 yang menerpa Lombok, Palu, dan Selat Sunda menjadi pengalaman berharga bagi semua pihak dalam memperingatkan datangnya bencana sedini mungkin.


Photo Credit : Kepala BPPT Hammam Riza (berbaaju putih) dalam Media Gathering yang bertemakan Teknologi Deteksi Tsunami Berbasis Buoy, Kabel Serat Optik, dan Akustik Tomografi, Selasa (8/6)/Doc/ist


 

Atti K.





Sumber Berita

Continue Reading

Trending Artikel

Copyright © 2021 BagyaNews.com. . All Rights Reserved

VERIFIED & SECURED
BY: R3
SSL Valid: Jun 21, 2021 - Sep 19, 2021