Connect with us

IT

Gunakan Software Game, Porche Aplikasikan di 911 GT3

Published

on



Teknologi – Porsche baru-baru ini mengungkapkan mahakarya terbarunya, 911 GT3. Sebagian besar keahlian dari pabrikan mobil asal Jerman itu diperoleh dari pengalamannya di motorsport.

Porsche juga harus tetap terdepan untuk mencegah para pesaingnya. Di mana dalam melakukannya, saat ini mereka menggunakan teknologi game untuk memajukan teknik pengembangannya, dilansir dari Carbuzz, Kamis (22/04/2021).

Ini bukanlah sesuatu yang baru, karena pabrikan mobil lain seperti BMW menggunakan teknologi tersebut untuk merancang pabrik, dan Hyundai menggunakan sistem Nvidia Drive. Sedangkan Mercedes-Benz S-Class juga menggunakan GPU Nvidia.

Lantas apa yang membuat penggunaan teknologi gaming Porsche menjadi istimewa? Anggota tim Teknik Porsche menggunakan perangkat lunak Unreal dalam pekerjaan mereka. Ini adalah mesin game yang sama untuk menghasilkan citra dalam game yang bersemangat dan intensif secara visual seperti Fortnite.

Porsche menggunakannya sebagai alat sehari-hari yang dapat mengajarkan sistem bantuan pengemudi atau membantu desainer untuk memvisualisasikan komponen. Teknologi ini juga akan digunakan untuk memungkinkan pelanggan mengambil tempat duduk virtual di kendaraan yang baru saja mereka pesan, jauh sebelum meninggalkan jalur perakitan.

Tetapi manfaat sebenarnya adalah dalam pengembangan, di mana para insinyur dapat menggunakan mesin permainan untuk mempelajari cara mendeteksi situasi lalu lintas secepat kilat. Manfaat nyata dari hal ini adalah berarti saat ini jauh lebih sedikit test drive yang perlu dilakukan.

Kemampuan untuk membuat ulang test drive berulang kali di dunia virtual berarti setiap skenario potensial terakhir dapat dibuat ulang sampai sistem bantuan pengemudi tahu bagaimana bereaksi dengan sempurna dalam setiap situasi. Ionut Tripon dari Porsche Engineering Romania mengatakan apa yang memakan waktu berjam-jam pada kenyataannya dapat direduksi menjadi hanya hitungan detik.

Meskipun manfaat waktu sudah jelas, manfaat lainnya adalah mobil tidak perlu dikendarai secara tidak perlu, artinya jejak karbon pembuat mobil dapat diminimalkan. Namun, memvisualisasikan impian pengguna kendaraan hingga ke inti kulit menjadi lebih mudah dengan teknologi ini.


Photo Credit: Porsche 911 GT3. CARSCOOP

 

Yuan Adriles
Latest posts by Yuan Adriles (see all)





Sumber Berita

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IT

Perkuat Sinyal Deteksi Dini Tsunami BPPT Siapkan 3 Alat Canggih yang Dilengkapi Sinergi Pentahelix

Published

on

By





Teknologi – Indonesia berada di zona “Ring of fire”, Jalur yang dilalui pertemuan lempeng inilah yang menjadi zona rawan gempa di Indonesia. melihat hal tersebutdan belajar dari histori bencana yang terjadi di indonesia. Pemerintah melalui Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) mengembangkan sistem peringatan dini tsunami atau yang lebih dikenal dengan Indonesia Tsunami Early Warning System atau Teknologi InaTEWS.

“Indonesia Tsunami Early Warning System atau Teknologi InaTEWS mengunakan pengembangan sistem peringatan bencana berbasis teknologi tersebut mengunakan berbagai instrumen sesuai dengan kebutuhan lokasi, seperti Teknologi Buoy (InaBuoy), Teknologi Kabel Optik Bawah Laut (InaCBT – Cable Based Tsunameter), Teknologi Coastal Acoustic Tomografi (InaCAT), hingga Pemodelan berbasis Kecerdasan Artifisial,” hal itu di ungkapkan oleh Kepala BPPT Hammam Riza dalam Media Gathering yang bertemakan Teknologi Deteksi Tsunami Berbasis Buoy, Kabel Serat Optik, dan Akustik Tomografi, Selasa (8/6).

Ia juga menjelaskan BPPT sejak Tahun 2019 telah membangun tiga teknologi tersebut dalam rangka mendukung InaTEWS Nasional BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika). Sensor tsunami dari InaTEWS BPPT dapat mengirimkan data secara berkesinambungan kepada BMKG dan BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) untuk kemudian disebarluaskan kepada masyarakat sebagai upaya mitigasi bencana tsunami di Indonesia.

Untuk menunjang hal tersebut BPPT telah menyusun grand design peta jalan teknologi mitigasi dengan mengoperasikan InaBuoy di 13 lokasi, InaCBT di 7 lokasi, InaCAT di 3 lokasi dan didukung dengan pengolahan kecerdasan artifisial. Semua Teknologi InaTEWS ditargetkan akan beroperasi penuh pada tahun 2024, tambah Hammam.

Sejumlah peristiwa bencana alam seperti bencana besar di Tahun 2018 yang menerpa Lombok, Palu, dan Selat Sunda menjadi pengalaman berharga bagi semua pihak dalam memperingatkan datangnya bencana sedini mungkin.


Photo Credit : Kepala BPPT Hammam Riza (berbaaju putih) dalam Media Gathering yang bertemakan Teknologi Deteksi Tsunami Berbasis Buoy, Kabel Serat Optik, dan Akustik Tomografi, Selasa (8/6)/Doc/ist


 

Atti K.





Sumber Berita

Continue Reading

IT

Perkuat Sinyal Deteksi Dini Tsunami, BPPT Siapkan Pentahelix

Published

on

By





Teknologi – Indonesia berada di zona “Ring of fire”, Jalur yang dilalui pertemuan lempeng inilah yang menjadi zona rawan gempa di Indonesia. melihat hal tersebutdan belajar dari histori bencana yang terjadi di indonesia. Pemerintah melalui Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) mengembangkan sistem peringatan dini tsunami atau yang lebih dikenal dengan Indonesia Tsunami Early Warning System atau Teknologi InaTEWS.

“Indonesia Tsunami Early Warning System atau Teknologi InaTEWS mengunakan pengembangan sistem peringatan bencana berbasis teknologi tersebut mengunakan berbagai instrumen sesuai dengan kebutuhan lokasi, seperti Teknologi Buoy (InaBuoy), Teknologi Kabel Optik Bawah Laut (InaCBT – Cable Based Tsunameter), Teknologi Coastal Acoustic Tomografi (InaCAT), hingga Pemodelan berbasis Kecerdasan Artifisial,” hal itu di ungkapkan oleh Kepala BPPT Hammam Riza dalam Media Gathering yang bertemakan Teknologi Deteksi Tsunami Berbasis Buoy, Kabel Serat Optik, dan Akustik Tomografi, Selasa (8/6).

Ia juga menjelaskan BPPT sejak Tahun 2019 telah membangun tiga teknologi tersebut dalam rangka mendukung InaTEWS Nasional BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika). Sensor tsunami dari InaTEWS BPPT dapat mengirimkan data secara berkesinambungan kepada BMKG dan BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) untuk kemudian disebarluaskan kepada masyarakat sebagai upaya mitigasi bencana tsunami di Indonesia.

Untuk menunjang hal tersebut BPPT telah menyusun grand design peta jalan teknologi mitigasi dengan mengoperasikan InaBuoy di 13 lokasi, InaCBT di 7 lokasi, InaCAT di 3 lokasi dan didukung dengan pengolahan kecerdasan artifisial. Semua Teknologi InaTEWS ditargetkan akan beroperasi penuh pada tahun 2024, tambah Hammam.

Sejumlah peristiwa bencana alam seperti bencana besar di Tahun 2018 yang menerpa Lombok, Palu, dan Selat Sunda menjadi pengalaman berharga bagi semua pihak dalam memperingatkan datangnya bencana sedini mungkin.


Photo Credit : Kepala BPPT Hammam Riza (berbaaju putih) dalam Media Gathering yang bertemakan Teknologi Deteksi Tsunami Berbasis Buoy, Kabel Serat Optik, dan Akustik Tomografi, Selasa (8/6)/Doc/ist

 

Atti K.





Sumber Berita

Continue Reading

IT

Kominfo Ajak WSIS Kembangkan Masyarakat Digital

Published

on

By




Teknologi – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengajak delegasi dari Azerbaijan, Bangladesh, Bulgaria, Chili, Ghana, Guinea, Yordania, Rumania, dan Thailand, serta ITU, UNESCO, UNDP, UNCTAD dan delegasi lain untuk meningkatkan komitmen dalam mengembangkan masyarakat digital. Upaya itu dilakukan dengan memperkuat tiga sektor yakni infrastruktur digital, ekonomi digital, dan masyarakat digital.

“Antusiasme delegasi dari berbagai belahan dunia menandakan komitmen untuk mencapai masyarakat digital. Di mana setiap orang dapat berkreasi, mengakses, memanfaatkan dan berbagi informasi, baik di platform offline maupun online,” jelas Sekretaris Jenderal Kementerian Kominfo Mira Tayyiba dalam Minesterial Round Table WSIS Forum 2021, dari Jakarta, Rabu (19/5/2021).

Mewakili Menkominfo Johnny G. Plate, Sekjen Mira Tayyiba menegaskan komitmen membangun masyarakat digital memiliki kontribusi penting dalam pemulihan pascapandemi COVID-19. Sekjen Kementerian Kominfo menyontohkan upaya Indonesia dalam melakukan percepatan pemulihan dengan menyeimbangkan kebijakan kesehatan dan ekonomi, untuk yang hasilnya cukup menjanjikan.

“Beberapa indikator menunjukkan peningkatkan optimisme Indonesia dalam pengelolaan COVID-19 dan pemulihan ekonomi. Untuk tingkat kasus aktif tercatat 5,2%, lebih rendah dari global tingkat 11,09% dan tingkat pemulihan 92% lebih tinggi dari tingkat global 86,83%,” paparnya.

Mengutip data Badan Pusat Statistik, Sekjen Mira menyatakan kondisi perekonomian Indonesia mulai membaik pada kuartal pertama 2021 ini.

“Ditutup pada pertumbuhan -0,74% tahun ke tahun, jika dibandingkan dengan -2.19% tahun-ke-tahun di Q4 tahun 2020,” paparnya.

Dalam acara itu, Sekjen Kementerian Kominfo menjelaskan Pemerintah Indonesia telah melakukan program vaksinasi COVID-19 paling awal. Melalui program vaksinasi, Pemerintah Indonesia akan membangun bangsa yang kuat dan siap menghadapi tantangan potensial di tahun-tahun mendatang.

“Sejak Januari 2021, kami telah meluncurkannya tiga dari empat fase vaksinasi massal. Pada hari ini, 13.8 juta orang telah divaksinasi dari 181,5 juta penerima yang ditargetkan,” paparnya.

Dalam acara itu, sesuai arahan Menkominfo, Sekjen Mira mendorong diskusi antardelegasi fokus pada upaya dan pengembangan insiatif dalam mengatasi masalah multidimensi berkaitan dengan teknologi digital.

“Mempertimbangkan masalah multi-dimensi digital, saya juga menantikan diskusi yang memperkaya diantara semua para pemangku kepentingan hadir di Forum ini,” ungkapnya.

Perkuat Tiga Sektor Digital

Dalam forum itu, Sekjen Mira Tayyiba memaparkan fokus pengembangan teknologi digital di Indonesia sebagai penopang percepatan pemulihan perekonomian dan penanggulangan pandemi COVID-19. Menurutnya, pemanfaatan teknologi digital menjadi perhatian serius Pemerintah Indonesia.

“Di saat sektor lain terdampak wabah virus Corona, sektor TIK mengalami peningkatan kumulatif ke kumuatif sebesar 10,58% pada tahun 2020. Sementara pada kuartal pertama 2021 bertumbuh pada 8,72% tahun-ke-tahun. Perekonomian Indonesia membaik pada kuartal pertama 2021 ini, ditutup pada pertumbuhan -0,74% tahun ke tahun, jika dibandingkan dengan -2.19% tahun-ke-tahun di Q4 tahun 2020,” paparnya.

Berkaca pada kondisi itu, Sekjen Kementerian Kominfo memaparkan adanya potensi pemanfaatan teknologi digital yang terus meningkat dan membuat Pemerintah Indonesia optimistis dengan potensi digital yang sangat besar.

“Kami akan bisa mampu mengatasi krisis saat ini dan bangkit kembali lebih kuat,” tegasnya.

Sekjen Mira menyatakan saat ini Pemerintah Indonesia fokus melaksanakan percepatan transformasi digital.

“Peta Jalan Digital Indonesia ini untuk memberikan pedoman strategis bagi pemerintah untuk berubah menjadi sepenuhnya terhubung ke dalam masyarakat digital melalui empat sektor yang meliputi: infrastruktur digital, tata kelola digital, digital ekonomi, dan masyarakat digital,” tuturnya.

Sekjen Kementerian Kominfo menyoroti sektor infrastruktur digital, ekonomi digital dan masyarakat digital yang diharapkan menjadi penopang pemulihan ekonomi pascapandemi.

“Pada sektor infrastruktur digital, Indonesia terus mengupayakan jangkauan Internet yang lebih baik, lebih cepat, dan lebih tangguh, melalui penyebaran serat optik, tautan gelombang mikro, dan satelit teknologi,” tuturnya.

Sementara di sektor ekonomi digital, Pemerintah Indonesia berupaya untuk terus meningkat kapabilitas digital di sektor prioritas untuk mendorong produktivitas, pertumbuhan berbasis inovasi. “Sambil mengintensifkan teknologi digital dalam bisnis dan startup. Ini termasuk memfasilitasi 30 juta UMKM untuk bergabung secara digital pada tahun 2024,” jelas Sekjen Mira.

Pada sektor masyarakat digital, Sekjen Kementerian Kominfo mengatakan Pemerintah Indonesia terus berusaha untuk mempertajam keterampilan talenta digital bangsa melalui penyediaan pelatihan keterampilan digital untuk 100.000 profesional dan melakukan pemberian sertifikasi kebijakan digital kepada 300 pembuat kebijakan senior di sektor publik maupun swasta.

“Sehubungan dengan hal ini, saya juga ingin mengingat bahwa Gerakan Nasional Literasi Digital sendiri dianugerahi sebagai salah satu Pemenang WSIS tahun lalu. Nilai-nilai SIBERKREASI terletak pada peran literasi digital, yang penting dalam mendorong masyarakat untuk menggunakan internet dengan cara yang aman dan produktif,” tegasnya.

Sekjen Mira menjelaskan, Gerakan Nasional Literasi Digital Siberkreasi ini menerapkan empat pilar utama sebagai kurikulumnya yang mencakup etika digital, keamanan digital, keterampilan digital, dan digital budaya.

“Untuk tahun 2021, Siberkreasi menargetkan 12,4 juta unit orang-orang dengan pembinaan literasi digital yang memadai dan diharapkan jumlahnya akan semakin terakumulasi menjadi 100 juta orang di tahun-tahun mendatang.” tuturnya.

Adapun tujuan diselenggarakannya forum ini adalah sebagai pedoman TIK untuk masyarakat dan ekonomi yang Inklusif, tangguh, dan berkelanjutan.


Photo Credit: Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate. ANTARA/Galih Pradipta

 

Koes Anindya
Latest posts by Koes Anindya (see all)





Sumber Berita

Continue Reading

Trending Artikel

Copyright © 2021 BagyaNews.com. . All Rights Reserved